tirto.id - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi perwakilan dari Kabupaten Sikka, Poso, Pemalang, dan Kebumen di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (28/10/2025). Pertemuan ini membahas percepatan pengentasan kemiskinan sekaligus upaya penanganan permasalahan sosial dan kebencanaan di berbagai daerah.
Dalam arahannya, Agus Jabo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama ialah memastikan seluruh program sosial, termasuk bantuan sosial (bansos) dan Sekolah Rakyat, berbasis pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurutnya, data yang valid menjadi kunci agar intervensi sosial lebih tepat sasaran. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah aktif memperbarui data masyarakat secara rutin.
“Tepat atau tidaknya pelaksanaan program sangat bergantung pada data dari daerah. Karena itu, saya minta pemerintah daerah aktif dalam melakukan pemutakhiran data, sebab data bersifat dinamis,” ujar Agus Jabo.
Selain isu data, sejumlah kepala daerah menyampaikan tantangan sosial dan kebencanaan yang mereka hadapi. Kabupaten Sikka, misalnya, kerap terdampak erupsi Gunung Lewotobi; Kabupaten Poso berada di wilayah aktif Sesar Tokararu yang sering memicu gempa; sementara Pemalang dan Kebumen masih rentan terhadap bencana alam berulang seperti banjir dan longsor.
Menanggapi hal itu, Agus Jabo menyampaikan bahwa Kementerian Sosial telah memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui pembangunan dan pengisian kembali lumbung sosial di wilayah rawan bencana, termasuk di Kabupaten Sikka.
“Saat ini, Kemensos telah mendirikan empat lumbung sosial di Kabupaten Sikka. Untuk memperkuat kesiapsiagaan, kita akan segera mengisi kembali stok logistiknya,” jelasnya.
Ia menambahkan, mekanisme pelaporan kebutuhan logistik dari daerah menjadi penting agar ketersediaan buffer stock tetap terjaga. Selain itu, ia mendorong penguatan mitigasi bencana berbasis komunitas melalui pembentukan dan pelatihan Kampung Siaga Bencana (KSB).
Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, perwakilan DPRD Kabupaten Poso, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, dan Wakil Bupati Kebumen H. Zaeni Miftah.
Langkah kolaboratif ini diharapkan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan penanganan sosial yang efektif, responsif, dan tangguh terhadap risiko bencana di seluruh wilayah Indonesia.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































