tirto.id - Agus Jabo Priyono selaku Wakil Menteri Sosial (Wamensos) mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7 dan 8 Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (4/9/2026). Di dua sekolah itu, Agus memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa-siswi.
Ia berpesan kepada murid-murid di SRT 7 dan 8 agar tidak mudah menyerah dalam meraih masa depan.
"Kalian adalah anak-anak bangsa yang berharga, yang nanti akan membangun bangsa dan negara Indonesia. Ya, jangan mengeluh, jangan mudah menyerah," pesan Agus Jabo.
"Lihat masa depan kalian, jangan lihat ke belakang. Bahwa masa depan kalian, masa depan anak-anak Indonesia adalah masa depan yang terang benderang. Kalau kemarin gelap, sekarang terang benderang," sambungnya.
Wamensos menambahkan, untuk mencapai cita-cita, para murid harus disiplin, belajar yang rajin, dan mematuhi arahan guru maupun wali asuh dan wali asrama. Ia juga menyemangati dan mengingatkan mereka untuk selalu bahagia.
"Selalu semangat, selalu berbahagia. Di sekolah harus berbahagia, supaya nanti yang ingin jadi dokter tidak merasa terbebani, yang ingin jadi guru tidak merasa terbebani. Kalian harus berbahagia," ujarnya.
Menurut Agus Jabo, Presiden Prabowo Subianto menghadirkan Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa mengenyam pendidikan dengan fasilitas dan kualitas yang baik. Di sekolah ini, seluruh kebutuhan para murid telah dipenuhi dan diberikan secara gratis. Mulai dari makanan, asrama sebagai tempat tinggal selama bersekolah, hingga seragam.
"Jadi, berbahagialah, karena sekarang ini Pak Presiden sedang mengantarkan kalian untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita kalian. Pak Presiden sudah memberikan alatnya, kalian yang harus menggunakan alat tersebut yang dinamakan Sekolah Rakyat untuk mewujudkan impian kalian, mewujudkan harapan orang tua kalian," jelas Agus Jabo.
Maka itu dia berpesan agar para murid tidak mengecewakan orang tua, guru, dan Presiden.
Lain itu, Wamensos juga mengingatkan kepada para murid, tidak boleh ada bullying, pelecehan seksual, dan intoleransi di lingkungan sekolah. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai.
"Jadi kalian ini saudara, saling jaga, saling menghargai, menghormati. Kalau ada masalah apapun, kalian diskusi sama wali asuh, ya, sama wali asrama," kata Agus Jabo.
"Siap?" tanya Agus Jabo kepada murid-murid.
"Siap!" jawab para murid dengan tegas.
Kepada kepala sekolah, guru-guru, dan para tenaga pendidik (tendik) yang menjadi orang tua pengganti siswa-siswi selama bersekolah di SRT 7 dan SRT 8, ia meminta mereka mendampingi seluruh murid dengan baik.
"Jadikanlah mereka sebagai anak-anak bagi para guru, para tendik yang ada di Sekolah Rakyat. Tugas kalian adalah mengantarkan anak-anak ini untuk belajar, mewujudkan apa yang menjadi impian mereka. Tentunya kalau anak Indonesia semuanya pintar, anak Indonesia semua sekolah, bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang sederajat dengan bangsa-bangsa maju yang lain," tegasnya.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id


































