Menuju konten utama

Status Gunung Merapi Hari Ini 2025 & Peringatan BPPTKG Terbaru

Update status Gunung Merapi terkini, Jumat, 10 Oktober 2025. Cek info aktivitas Gunung Merapi hari ini dan peringatan terbaru BPPTKG.

Status Gunung Merapi Hari Ini 2025 & Peringatan BPPTKG Terbaru
Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.

tirto.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menetapkan status Gunung Merapi masih berada di level III atau siaga hingga hari ini, Jumat, 10 Oktober 2025. Pembaca dapat menyimak status Gunung Merapi dan beberapa peringatan terbaru BPPTKG.

Berdasarkan pengamatan visual selama periode pukul 00.00 - 06.00 WIB hari ini (10/10), Gunung Merapi tertutup kabut 0-III. Kemudian, asap kawah di sekitar puncak nihil.

Seturut laporan MAGMA Indonesia, cuaca di sekitar Gunung Merapi mendung dengan angin berhembus tenang ke arah timur.

Status Gunung Merapi Hari Ini, Jumat, 10 Oktober 2025

Status Gunung Merapi hari ini, Jumat, 10 Oktober 2025 berada di level III atau siaga. Berdasarkan catatan MAGMA Indonesia, Merapi masih mengalami erupsi efusif, yaitu keluarnya magma secara perlahan dalam bentuk lava dan material guguran.

Kemudian, teramati adanya 3 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2 km. Selain itu, pengamatan kegempaan juga menunjukkan adanya aktivitas Gunung Merapi berupa 28 kali gempa guguran dengan amplitudo 1-33 mm. Durasi gempa tercatat 35.1-157.99 detik.

Aktivitas Gunung Merapi lainnya berupa 19 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-21 mm, S-P 0.3-0.7 detik. Lama gempa ini teramati 14.09-51.07 detik. Selanjutnya, terjadi 1 kali gempa tektonik Jauh dengan amplitudo 3 mm dengan lama gempa 50.75 detik.

Secara klimatologi, selama periode pukul 00.00 - 06.00 WIB hari ini (8/10), suhu udara Gunung Merapi sekitar 17.4-19.8°C. Kelembaban Gunung Merapi berada di angka 92.9-100%. Tekanan udara 874.4-918.6 mmHg.

Berikut hasil pengamatan kegempaan terhadap Gunung Merapi hari ini, Jumat, 10 Oktober 2025:

  • 28 kali gempa Guguran dengan amplitudo 1-33 mm dan lama gempa 35.1-157.99 detik.
  • 19 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-21 mm dan lama gempa 14.09-51.07 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3 mm, lama gempa 50.75 detik.

Peringatan BPPTKG Terbaru untuk Warga Sekitar Gunung Merapi

Perlu diketahui, status siaga ditetapkan oleh BPPTKG pada gunung api yang mengalami letusan atau menimbulkan bencana, seperti peningkatan intensif pada aktivitas seismik.

Pada gunung berapi yang berada di level III atau siaga, hasil pengamatan visual dan instrumental biasanya memperlihatkan peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.

Pada level III atau siaga, otoritas terkait akan melakukan sosialisasi pada wilayah yang terancam, menyiapkan sarana darurat, melakukan koordinasi harian, hingga piket penuh.

Berikut daftar peringatan yang dikeluarkan oleh BPPTKG terkait aktivitas terbaru Gunung Merapi pada Jumat, 10 Oktober 2025:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

2. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

3. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

4. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

5. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

6. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

7. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi.

Info lebih lanjut tentang status gunung api dapat disimak melalui tautan di bawah ini:

Artikel tentang Gunung Merapi

Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo