tirto.id - Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2025 merupakan salah satu momen penting dalam rekrutmen calon Aparatur Sipil Negara (ASN).
Setiap tahun, IPDN menarik puluhan ribu pelamar dari berbagai daerah. Seperti tahun-tahun lalu, proses seleksi IPDN 2025 dilaksanakan secara terpusat melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Setiap pelamar wajib mengikuti tahapan pembuatan akun, pengisian biodata, hingga mengunggah dokumen administrasi.
Artikel ini memuat pembaruan jumlah pendaftar IPDN 2025, tingkat keketatan seleksi berdasarkan data terkini, serta batas waktu pendaftaran yang perlu diperhatikan.
Update Jumlah Pendaftar IPDN 2025
Berdasarkan data terbaru rekapitulasi pelamar Sekolah Kedinasan Tahun Akademik 2025 yang dirilis BKN, jumlah pendaftar IPDN telah mencapai 26.586 orang, menurut data yang dirilis BKN pada 16 Juli 2025 pukul 14.00 WIB.
Dari total tersebut, sebanyak 19.290 pelamar telah menyelesaikan proses pendaftaran atau submit, sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi atau belum melengkapi dokumen administrasi. Jumlah ini menempatkan IPDN sebagai salah satu sekolah kedinasan dengan peminat terbanyak tahun ini.
Dari pelamar yang telah menyelesaikan pendaftaran, sebanyak 18.792 dokumen dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sedangkan 405 lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Data ini mencerminkan bahwa mayoritas peserta yang telah mengunggah dokumen berhasil lolos tahap verifikasi awal. Dengan tingginya jumlah peminat dan ketatnya verifikasi administrasi, persaingan untuk menjadi Calon Praja IPDN diprediksi berlangsung sangat kompetitif.
Keketatan Pendaftar IPDN 2025
Data dari BKN menunjukkan bahwa jumlah pelamar IPDN 2025 mencapai 26.586 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 19.290 telah menyelesaikan pendaftaran, sementara sisanya masih berada dalam proses atau belum melengkapi tahapan administrasi. Angka ini mempertegas posisi IPDN sebagai salah satu institusi kedinasan yang paling diminati.
Mengacu pada tren daya tampung IPDN dalam beberapa tahun terakhir yang berkisar antara 500 hingga 600 orang, tingkat keketatan seleksi tahun ini diperkirakan mencapai 1:31 hingga 1:37. Dengan kata lain, satu kursi Calon Praja IPDN akan diperebutkan oleh sekitar 31 hingga 37 peserta. Rasio ini menunjukkan betapa ketatnya proses seleksi, bahkan sejak tahap awal pendaftaran.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, pelamar perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh. Fokus utama sebaiknya diarahkan pada tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tes kesehatan, psikologi, hingga kesamaptaan.
Batas Akhir Pendaftaran IPDN 2025
Pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2025 akan ditutup pada 18 Juli 2025. Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi SSCASN Sekolah Kedinasan di Dikdin BKN.
Pelamar wajib membuat akun, mengisi biodata, memilih IPDN sebagai tujuan, dan mengunggah dokumen administrasi yang dibutuhkan. Setelah seluruh data terisi, peserta perlu mengecek ulang resume dan mencetak bukti pendaftaran sebagai langkah akhir.
Meski proses pendaftaran berakhir pada 18 Juli, verifikasi dokumen oleh panitia masih berlangsung hingga 21 Juli 2025. Tahap ini penting untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen yang diunggah.
Pengumuman hasil verifikasi akan disampaikan pada 22 Juli melalui laman yang sama. Untuk menghindari gangguan teknis di hari terakhir, pelamar disarankan menyelesaikan proses pendaftaran jauh sebelum batas waktu.
Ingin tahu lebih banyak tentang pendaftaran, jadwal seleksi, hingga tips lolos sekolah kedinasan 2025?
Temukan informasi lengkap dan terbaru seputar sekolah kedinasan lainnya di tautan berikut:
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































