Menuju konten utama

Tri Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Transformasi Posyandu

Posyandu tak lagi hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi bertransformasi melayani enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Tri Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Transformasi Posyandu
Fatma Saifullah Yusuf menghadiri acara Peringatan Hari Posyandu Nasional 2025 di Kantor Kepala Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (8/5/2025). FOTO/dok.Kemensos

tirto.id - Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, menekankan pentingnya transformasi Posyandu untuk menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo.

Sebelumnya, Posyandu hanya berfokus pada layanan kesehatan. Kini, Posyandu melayani enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.

“Dulunya, Posyandu ini hanya melayani satu pelayanan, yaitu kesehatan. Namun sekarang, Posyandu diamanatkan mendukung program 6 bidang SPM yang merupakan program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan manusia,” kata Tri Tito Karnavian dalam peringatan Hari Posyandu Nasional 2025 di Kantor Kepala Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (8/5/2025).

Sebagai bagian dari pelaksanaan SPM bidang sosial, Kementerian Sosial melalui Fatma Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Purwakarta.

Rinciannya, 150 paket sembako untuk masyarakat rentan dan lansia, 100 paket alat sekolah bagi anak-anak prasejahtera, 100 buku cerita anak untuk lembaga PAUD, 10 paket alat peraga edukasi, 300 botol susu steril, 5 unit mesin pompa air, dan 5 unit kentongan kayu untuk pos keamanan lingkungan di 2 wilayah.

“Saya bersyukur Kemensos dapat ikut berperan dan memiliki andil dalam menyukseskan program posyandu. Ini adalah bentuk kepedulian negara terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan keluarga prasejahtera. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat peran posyandu sebagai pusat pelayanan sosial dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, ke depan kita akan terus berjalan bersama,” ujar Fatma.

Selain bantuan dari Kementerian Sosial, peringatan Hari Posyandu Nasional 2025 di Purwakarta juga diisi oleh pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata baca, kacamata minus, cek kesehatan pada balita, serta pemberian tablet tambah darah bagi siswi SMP.

Sedangkan dalam hal SPM bidang perumahan rakyat, contoh transformasi Posyandu tampak pada bantuan pembangunan 20 rumah di Desa Cibukamanah. Menurut Tri Tito Karnavian, bantuan itu merupakan kerjasama antara Kementerian Perumahan Rakyat dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula peletakan batu pertama untuk pembangunan atau renovasi rumah layak huni di salah satu rumah warga.

Hatur nuhun ka Ibu Menteri jeung sadayana.Mugia sadayana sing dipaparin kasehatan. Bantosan ieu kacida mangpaatna keur abdi (Terimakasih kepada ibu menteri dan semuanya. Semoga semua selalu diberi kesehatan. Bantuan ini begitu besar manfaatnya buat saya)," kata Bu Oyo (70), salah seorang penerima bantuan.

Kunjungan ini menandai babak baru bagi Posyandu di Indonesia, mengarah pada pelayanan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Perayaan Hari Posyandu Nasional 2025 di Purwakarta turut dihadiri oleh Ida Budi Gunadi, pendamping Menteri Kesehatan; Masmidah Abdul Mu’ti pendamping Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah; Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein; dan perwakilan Gubernur Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis