Menuju konten utama

Tips Cegah Kulit Kering Akibat Sering Cuci Tangan Terkait Corona

Cara mencuci tangan yang benar agar kulit tidak kering dan mengelupas. 

Tips Cegah Kulit Kering Akibat Sering Cuci Tangan Terkait Corona
Sejumlah pedagang dan pengunjung mencuci tangan di wastafel di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/hp.

tirto.id - Selain melakukan social distancing dan tidak menyentuh area wajah sembarangan, masyarakat juga diimbau untuk sering mencuci tangan setidaknya selama 20 detik untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Namun, terlalu sering mencuci tangan, baik dengan sabun atau hand sanitizer, bisa membuat kulit tanganmu menjadi kasar dan mengelupas. Dilansir Japan times, pengelupasan kulit ini bisa berefek pada berkurangnya sel-sel kelembapan kulit. Paparan bahan kimia yang berlebihan juga bisa memicu iritasi kulit. Ketika fungsi penghalang kulit terganggu, itu menjadi lebih rentan.

"Kulit kering dan rusak bisa menjadi sarang bakteri penyakit dan juga meningkatkan risiko virus memasuki tubuh melalui luka di kulit," kata juru bicara produsen bahan kimia dan kosmetik Kao Corp seperti dilansir Japan times.

Lalu bagaimana mestinya kita mencunci tangan? Beberapa ahli kulit memberikan beberapa tips agar kita tetap mencuci tangan tanpa merusak sel-sel kulit. Berikut tipsnya:

1. Cuci dengan air hangat

Air hangat merupakan solusi yang baik untuk mencuci tangan, demikian menurut Daniela Kroshinsky, direktur dermatologi anak dan dermatologi rawat inap di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan Lucy Xu, spesialis kulit dan pendiri London Premier Laser and Clinics Skin.

Namun ini bukan berarti air panas. Air yang sangat panas panas pada akhirnya akan mengeringkan dan tidak meningkatkan kemanjuran. Air panas memang akan membunuh kuman, namun dampaknya juga akan menghilangkan setiap minyak alami yang diperlukan tangan kita agar tetap tahan air.

"Jadi kalau bisa, gunakan air hangat dengan banyak sabun," kata mereka seperti dilansir Healthline

2. Gunakan sabun pelembap

Karena banyak sabun dapat mengupas kulit dan membuatnya kering dan pecah-pecah, Xu mengatakan sebaiknya mencuci tangan dengan sabun yang melembapkan. Ia mencontohkan sabun dengan konsistensi krim.

"Anda juga harus memperhatikan sabun dengan bahan-bahan seperti gliserin dan lanolin. Juga, cobalah untuk menghindari sabun batangan,” kata Xu.

Renée Rouleau, ahli perawatan kulit dan ahli kecantikan, juga menyarankan untuk menjauh dari sabun batangan. Menurutnya, pengikat yang menyatukan sabun secara alami memiliki pH tinggi, akan menyebabkan kekeringan. Sebaliknya, pilih sabun cair karena umumnya sabun cair tidak membuat kering kulit.

Juga perlakuan pada tangan saat mencucinya, jangan terlalu agresif. Xu mengatakan hal tersebut biasanya karena terburu-buru. Cobalah bersikap lembut agar tidak memperparah kulit.

3. Oleskan pelembap

Ketika air tidak tersegel ke dalam kulit setelah dicuci, itu bisa mengeringkan tangan. Jika terjadi kekeringan pada kulit, segera oleskan krim pelembap. Pelembap ini digunakan setelah setiap mencuci, sebelum tidur, dan setiap kali merasa kering.

Pelembap yang disarankan para ahli itu bisa berupa krim atau salep. Lotion tidak begitu berpengaruh karena kandungan airnya terlalu banyak dan itu tidak menghalangi air keluar dari kulit.

Beberapa pelembap seperti:

  • Oklusif: asam lanolin, asam stearat, trigliserida kaprilat atau kapri, minyak mineral, parafin, petrolatum, cyclomethicone, dimethicone, squalene
  • Humektan: natrium pirolidin, asam karboksilat, laktat, urea, gliserin, madu, sorbitol
  • Emolien: siklometikon, dimetikon, isopropilmiristat, oktilokanoat

4. Kenakan sarung tangan

Selain mengoleskan pelembap ke kulit para ahli juga menyarankan untuk merendam tangan di dalam air biasa selama 5 menit, lalu oleskan pelembap, dan kenakan sarung tangan selama 1 hingga 2 jam.

Sarung tangan akan bekerja membantu melembapkan tangan. Sama seperti masker kertas wajah, sarung tangan akan menjaga tangan tetap lembab selama 6 hingga 8 jam dan akan memungkinkan kulit di tangan mendapatkan Thin Layer Chromatography (TLC) yang dibutuhkan. Mengenakan sarung tangan pada hari yang dingin dan berangin juga dapat mencegah dari kerusakan kulit kering

5. Gunakan balsem kulit

Jika menderita kondisi kulit seperti eksim atau psoriasis dan menemukan kulit kering menjadi semakin kering, mentah, atau pecah-pecah karena lebih banyak dicuci, para ahli menyarankan untuk memilih balsem kulit seperti Vaseline dan menerapkannya langsung ke luka atau daerah yang retak. Selain itu Band-Aid cair juga bisa menjadi solusi. Liquid Band-Aid adalah obat yang baik untuk mempercepat penyembuhan luka

6. Gunakan pengering yang permukaannya lembut

Saat mengeringkan tangan jangan usap terlalu keras, hal ini untuk mencegah lecet-lecet kecil pada kulit. Tisu bisa jadi solusi. Tetapi jika menggunakan kain, setiap orang di rumah harus memiliki handuk sendiri dan handuk harus diganti setiap 3 hari. Pastikan tangan benar-benar kering, karena kuman lebih mudah dipindahkan pada tangan yang basah.

Baca juga artikel terkait CUCI TANGAN atau tulisan lainnya dari Febriansyah

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Febriansyah
Penulis: Febriansyah
Editor: Alexander Haryanto