Menuju konten utama

Tim Panelis: 2 Cawagub DKI yang Lolos Tes Paling Minim Kelemahannya

Tim panelis menyatakan dua kandidat Cawagub DKI Jakarta yang lolos fit and proper test adalah yang paling sedikit kelemahannya. 

Tim Panelis: 2 Cawagub DKI yang Lolos Tes Paling Minim Kelemahannya
Tim Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang terdiri dari Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif (kanan), Peneliti senior LIPI Siti Zuhro (kedua kiri), Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia Eko Prasojo (kedua kiri), dan Pengamat Politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubedillah Badrun (kiri) berbincang saat menghadiri Rapat Koordinasi antara DPW PKS DKI Jakarta dengan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, di Jakarta, Rabu (23/11/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj,

tirto.id - Tim Panelis fit and proper test calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta telah meloloskan dua dari tiga kandidat yang diajukan oleh PKS.

Salah satu anggota Tim Panelis itu, Ubedilah Badrun mengklaim pemberian rekomendasi untuk dua nama kandidat cawagub DKI tersebut sudah mengacu pada indikator penilaian di fit and proper test.

Dosen Sosiologi Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut menegaskan tim panelis telah menjaga profesionalisme dan independensinya selama fit and proper test berlangsung.

“Dari tiga [nama] itu, kami mencari mana yang kelemahannya paling sedikit. Karena kami mencari dua [orang], maka muncul lah dua nama itu yang kami anggap kelemahannya paling sedikit,” ujar Ubedilah di Jakarta pada Selasa (12/2/2019).

Ubedilah merupakan salah satu anggota Tim Panelis yang diajukan PKS. Selain Ubedilah, Tim Panelis fit and proper test cawagub DKI ialah Pakar Kebijakan Publik Imam Prasojo, Peneliti LIPI Siti Zuhro, dan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif.

Menurut Ubedilah, keputusan Tim Panelis tentang rekomendasi bagi 2 kandidat cawagub DKI muncul pada Jumat (8/2/2019) dini hari.

Oleh karena rekomendasinya telah disampaikan ke PKS dan Gerindra sebagai partai pengusung, kata dia, tahap selanjutnya merupakan kewenangan dua partai itu sebelumnya menyerahkan nama calon ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan DPRD DKI Jakarta.

Dua calon wakil gubernur yang disebut mendapat rekomendasi Tim Panelis ialah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Menanggapi hal tersebut, Ubedilah tidak menampik apabila masih ada sejumlah catatan yang diberikan terkait hasil dari fit and proper test yang telah dilaksanakan.

“Kedua orang itu tidak sempurna, ada kelemahan-kelemahannya. Terkait kelemahan itu lah yang perlu dipastikan oleh partai. Kan wajar kalau partai ingin [sosok] yang bagus, dan Partai Gerindra hendak memastikan kelemahan-kelemahan yang ada,” ujar Ubedilah.

Berdasar keterangan resmi DPW PKS DKI Jakarta, ada tujuh kriteria yang ditetapkan untuk menjadi bahan penilaian dalam fit and proper test tiga kandidat cawagub DKI.

Tujuh kriteria itu: integritas, pengetahuan dan pemahaman terhadap RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), rekam jejak, relasi dengan DPRD DKI Jakarta, kecocokan dengan gubernur, akseptabilitas publik, serta mampu merepresentasikan partai pengusung.

Baca juga artikel terkait CAWAGUB DKI atau tulisan lainnya dari Damianus Andreas

tirto.id - Politik
Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Addi M Idhom