Menuju konten utama

Taksi Green SM Berhenti Seketika Sebelum Tertabrak KRL di Bekasi

Penyidik kini mendalami penyebab pasti berhentinya kendaraan tersebut, termasuk menguji kemungkinan adanya pengaruh medan magnet dari rel kereta api.

Taksi Green SM Berhenti Seketika Sebelum Tertabrak KRL di Bekasi
Kompol Sandhi Wiedyanoe, memberikan keterangan kepada wartawan terkait rangkaian kecelakaan yang melibatkan taksi, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). tirto.id/Hanang Septioyudho
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Korlantas Polri mengungkap hasil pemeriksaan sementara terhadap taksi Green SM yang terlibat kecelakaan dengan KRL di perlintasan sebidang Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

Menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA), polisi menemukan bahwa taksi tersebut sempat berhenti mendadak di atas rel sebelum tabrakan terjadi.

Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa tim teknis tengah fokus memeriksa sistem pengereman taksi tersebut.

"(Pemeriksaan sementara taksi) berhenti seketika ya," ungkap Sandhi saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).

Penyidik kini mendalami penyebab pasti berhentinya kendaraan tersebut, termasuk menguji kemungkinan adanya pengaruh medan magnet dari rel kereta api. "Sedang kami dalami itu," tambah Sandhi.

Dalam proses olah TKP, Polri menerapkan teknologi mutakhir berbasis empat dimensi (4D) dan simulasi kecerdasan artifisial (AI) untuk merekonstruksi kejadian secara akurat.

Traffic Accident Analysis adalah sebuah metode penyidikan berbasis teknologi yang digunakan oleh Polri dalam rangka melihat secara empat dimensi terkait dengan kejadian sebelum, pada saat, dan setelah kecelakaan itu terjadi,” ujar Sandhi.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN KERETA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fahreza Rizky