tirto.id - Korlantas Polri mengungkap hasil pemeriksaan sementara terhadap taksi Green SM yang terlibat kecelakaan dengan KRL di perlintasan sebidang Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA), polisi menemukan bahwa taksi tersebut sempat berhenti mendadak di atas rel sebelum tabrakan terjadi.
Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa tim teknis tengah fokus memeriksa sistem pengereman taksi tersebut.
"(Pemeriksaan sementara taksi) berhenti seketika ya," ungkap Sandhi saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).
Penyidik kini mendalami penyebab pasti berhentinya kendaraan tersebut, termasuk menguji kemungkinan adanya pengaruh medan magnet dari rel kereta api. "Sedang kami dalami itu," tambah Sandhi.
Dalam proses olah TKP, Polri menerapkan teknologi mutakhir berbasis empat dimensi (4D) dan simulasi kecerdasan artifisial (AI) untuk merekonstruksi kejadian secara akurat.
“Traffic Accident Analysis adalah sebuah metode penyidikan berbasis teknologi yang digunakan oleh Polri dalam rangka melihat secara empat dimensi terkait dengan kejadian sebelum, pada saat, dan setelah kecelakaan itu terjadi,” ujar Sandhi.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id
































