Menuju konten utama
Sejarah Indonesia

Sejarah Manusia Ras Australoid: Jenis, Penyebaran, Ciri-ciri Fisik

Sejarah wilayah penyebaran manusia ras Australoid dapat dilihat dari berbagai penemuan fosil, salah satunya di Indonesia.

Sejarah Manusia Ras Australoid: Jenis, Penyebaran, Ciri-ciri Fisik
Ilustrasi Sejarah: Jenis-jenis Ras Australoid. wikimedia commons/publik domain

tirto.id - Ras Australoid adalah salah satu jenis dari lima ras manusia yang ada di dunia. Sejarah wilayah penyebaran kehidupan ras ini dapat dilihat dari berbagai penemuan fosil skala internasional, salah satunya pernah ditemukan di Indonesia.

Tahun 1889, Van Riestchoten menemukan beberapa fosil manusia purba di lembah Sungai Brantas, Wajak, Tulungagung, Jawa Timur. Makhluk ini diberi nama Homo wajakensis yang berarti "manusia cerdas dari Wajak".

Dikutip dari Modul Sejarah (2020:14), Homo Wajakensis merupakan salah satu jejak temuan ras manusia jenis Australoid di Nusantara. Bukan hanya itu, fosil serupa ternyata juga banyak ditemukan di berbagai belahan dunia.

Hal ini memperlihatkan jejak penyebaran ras Australoid di seluruh dunia. Lantas, di mana saja penemuan-penemuan fosil dan ciri-ciri fisik ras yang mirip dengan Australoid hasil temuan di Indonesia ini?

Jenis & Penyebaran Ras Australoid

Homo wajakensis merupakan salah satu jenis ras Australoid. Fosil yang memiliki banyak kesamaan dan diduga rasnya sejenis ternyata juga ditemukan di Australia (Suku Aborigin), Sarawak (Manusia Niah), dan Filipina (Manusia Tabon).

Kendati penemuannya terbatas, penyebaran ras Australoid ternyata lebih luas. Manusia dari ras ini mendiami beberapa wilayah lain seperti India Selatan, Sri Lanka, Asia Tenggara, Papua, Kepulauan Melanesia, Australia, Filipina, dan Malaysia.

Ras ini pada masanya memiliki suku tersendiri di masing-masing wilayahnya. Tercatat terdapat beberapa nama suku yang sering disebutkan sejenis dengan ras Australoid yang menyebar di beberapa bagian dunia, seperti Aborigin (Australia), Veddah (Sri Lanka dan India Selatan), serta Negrito (Filipina).

Terkait ciri-ciri fisiknya secara umum, ras Australoid memiliki pigmen atau warna kulit yang cenderung coklat hampir hitam (gelap) dan rambut yang bentuknya keriting serta bergelombang. Selain itu, wajahnya khas dengan bentuknya yang lonjong serta rahang yang tebal dan besar.

Ciri-ciri FisikRas Australoid

  • Warna kulit cenderung cokelat kehitaman.
  • Memiliki warna mata yang gelap.
  • Rambut berbentuk bergelombang dan keriting.
  • Tulang alis menonjol.
  • Punya rahang besar dan tebal.
  • Bentuk muka lonjong atau oval (dolichocephalic).

Baca juga artikel terkait MANUSIA PURBA atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Iswara N Raditya