Pandemi COVID-19

Satgas Sebut Klaster Permukiman Jadi Penularan Corona Tertinggi DKI

Oleh: Andrian Pratama Taher - 29 Juli 2020
Satgas COVID-19 menyebutkan klaster penyebaran Covid-19 terbesar di DKI Jakarta berada di permukiman yakni lingkungan perumahan.
tirto.id - Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas Covid-19), Dewi Nur Aisyah mengatakan klaster penyebaran Covid-19 terbesar di DKI Jakarta berada di lingkungan permukiman yakni perumahan.

Hal tersebut diungkapkan Dewi dalam diskusi "Covid-19 dalam Angka" yang ditayangkan BNPB Indonesia, Rabu (29/7/2020).

"Sebenarnya memang paling banyak itu lokal transmisi dari permukiman, yang tadi itu di komunitas hasil kontak tracing ini kebanyakan di sana, ada 283 klaster," kata Dewi, Rabu (29/7/2020).

Dewi mengatakan, 283 klaster tersebut ditemukan dalam satu tempat yang wilayahnya kurang lebih sama. Dalam data tersebut, setidaknya ada 1.178 kasus aktif di klaster permukiman.

"Tapi ini catatannya memang hanya kasus aktif yang masih aktif dimulai dari tanggal 4 Juni," tutur Dewi.

Berdasarkan data yang dipaparkan satuan tugas, klaster kedua terbesar berada di fasilitas kesehatan dengan total 124 klaster. Setidaknya ada 799 kasus masih aktif. Ketiga adalah klaster pasar rakyat dengan 107 klaster yang terdiri atas 555 kasus.

Sementara itu, klaster perkantoran ada sekitar 90 klaster dengan total kasus konfirmasi positif mencapai 459. Terakhir adalah klaster rumah ibadah sebanyak 9 klaster dengan total 114 kasus.

Dewi sebelumnya menuturkan, klaster terbesar dipegang pasien rumah sakit apabila secara total hingga tanggal 28 Juli 2020. Apabila mengacu kepada data yang disampaikan Satuan Tugas Covid-19, pasien rumah sakit menyumbang 5.475 kasus (42, 95 persen). Kemudian diikuti pasien di komunitas sebanyak 4995 kasus (39,19 persen), ABK/BMI sebanyak 749 kasus (5, 88 persen), pasar sebanyak 555 kasus (4, 35 persen), perkantoran sebanyak 459 kasus (3,6 persen).


Baca juga artikel terkait PANDEMI COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight