Menuju konten utama

Ridwan Kamil Bocorkan Partai Pengusung Jelang Pilkada 2018

Ridwan Kamil menyatakan bahwa partai politik yang kemungkinan besar akan berkoalisi mengusung dirinya dalam Pilkada Jabar 2018 adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ridwan Kamil Bocorkan Partai Pengusung Jelang Pilkada 2018
Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda berjabat tangan dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan memberikan Surat Keputusan Dukungan PKB kepada Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jabar, Bandung, Senin (11/9/2017). ANTARA FOTO/Agus Bebeng

tirto.id - Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018, kandidat calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberikan sinyal bahwa di awal bulan Oktober akan ada partai yang kembali merapat untuk mengusungnya.

"Insyaallah saya kira di awal Oktober kalau Allah mengabulkan, dukungan politik saya genap," ujar pria yang akrab disapa Emil ini, di Bandung, Selasa (19/9/2017).

Emil mengatakan, partai politik yang kemungkinan besar bergabung dalam koalisi bersama Nasdem dan PKB yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Karena menurutnya, dari sekian partai yang telah menjalin komunikasi dengannya, partai berlambang Kabah tersebut lah yang paling intens. Meski begitu ia masih menunggu jawaban dari partai yang dipimpin Muhammad Romahurmuzy tersebut.

"Kalau dari PPP sudah finalisasi, tapi Pak Ketum sedang di luar negeri," kata dia.

Akan tetapi, Emil enggan memastikan seberapa besar peluang PPP akan mendukungnya. Terlebih, dalam dunia politik, segala kemungkinan bisa saja terjadi.

Namun yang pasti, apabila sudah memenuhi kursi pengusungan, ia berharap partai koalisi segera mendeklarasikan sehingga menjadi pasangan yang paling siap dalam Pilgub Jabar.

"Kalau sudah genap (syarat pengusungan) mah sebaiknya dideklarasikan sehingga bisa jadi pasangan yang paling siap," katanya.

Sementara terkait adanya ketertarikan Partai Golkar kepadanya, Emil tidak ingin jumawa. Ia lebih memilih menunggu hingga keluar surat keterangan dukungan terhadap dirinya.

"Saya komunikasi ke semuanya, termasuk Golkar. Jadi kalau ternyata iya, ya akan jadi dinamika juga itulah politik. Politik itu tidak ada yang pasti sebelum hitam putihnya keluar," kata dia.

Baca juga artikel terkait PILGUB JABAR 2018 atau tulisan lainnya dari Yandri Daniel Damaledo

tirto.id - Politik
Reporter: Yandri Daniel Damaledo
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo