Indeks Sastra Indonesia
Pengaruh Sapardi Djoko Damono dalam Sejarah Kesusasteraan Indonesia
Sapardi Djoko Damono (SDD) pada Minggu (19/7/2020) lalu meninggal dunia dalam usia 80 tahun.

Subagio Sastrowardoyo dan Kematian yang Makin Akrab
Usai menjajal beberapa cabang seni, Subagio Sastrowardoyo menetapkan pilihan pada sastra. Tak sekadar menulis puisi, ia juga produktif menulis kritik sastra.

Andries Teeuw: Dari Sastra Jawa Kuno ke Sastra Indonesia Modern
Andries Teeuw awalnya jatuh cinta pada kajian sastra Jawa kuno. Menjelajahi sastra Indonesia modern gara-gara tugas dari atasan.

Chairil Anwar dan Para Perempuan yang Pernah Hadir dalam Hidupnya
Bagi Chairil, kelimpahan materi saat bocah, kisah cinta, dan hayat: semuanya lekas pudar.

Danarto, Penjelajahan Jiwa dan Kerinduan kepada Tuhan
Arief Budiman pernah mengatakan cerpen-cerpen Danarto seakan lahir dari situasi "kesurupan".
Festival Sastra Bengkulu 2019 Akan Digelar pada 13-15 September
Festival Sastra Bengkulu 2019 akan digelar pada 13 hingga 15 September.

Membaca 'Atheis', Menelusuri Ruang Pengalaman Para Tokohnya
Tahun ini roman Atheis karya Achdiat Kartamihardja berusia 70 tahun. Tirto menelusuri sejumlah tempat di Kota Bandung yang dijadikan latar cerita.

Sejarah Aman Datuk Madjoindo, si Anak Minang Pengarang Si Doel
Bagaimana kisah Si Doel Bermula?

Obsesi Menulis Budi Darma & Keterusterangannya sebagai Kritikus
Budi Darma menulis atas dasar pertanyaan-pertanyaan di masa kecil. Sebagai kritikus sastra, ia tajam & blak-blakan.

Dunia Drama Mandek, Kwee Tek Hoay Terbitkan "Allah jang Palsoe"
Minimnya naskah drama yang dibukukan di Hindia Belanda pada awal abad ke-20 menggelisahkan seorang penulis peranakan Tionghoa sehingga mendorongnya untuk berkarya.

Menelusuri Sejarah Panjang Fiksi Detektif di Indonesia
Bermula dari maraknya penerjemahan sastra Eropa ke dalam bahasa Melayu pada awal abad ke-20, fiksi detektif mulai hadir bagi pembaca Indonesia.

Pasang Surut Novel Detektif Indonesia
Usai Revolusi, fiksi detektif Indonesia mekar kembali. Sempat mencicipi masa jaya pada 1980-an, lantas surut menjelang pergantian milenium.

Kegelisahan Linus Suryadi AG dari Tentara, PSK, dan Pariyem
Kisah menarik.
Pergulatan eksentrik
di prosa lirik.
Pergulatan eksentrik
di prosa lirik.

Terpana pada Barat, Sutan Takdir pun Meninggalkan Kebudayaan Usang
Gerak pujangga.
Mempersatukan bangsa
lewat bahasa.
Mempersatukan bangsa
lewat bahasa.

Sutan Takdir: Sastra Indonesia Baru -Tirto Mozaik
Gerak pujangga.
Mempersatukan bangsa
lewat bahasa.
Mempersatukan bangsa
lewat bahasa.

Sastra Sufi Abdul Hadi W.M.: Kerinduan Laron kepada Cahaya
Bagi Abdul Hadi W.M., rentang waktu 1976-1982 adalah periode ketika para sastrawan Indonesia melakukan percobaan baru dalam berkarya dengan menggali tradisi sebagai sumber penciptaan.

Kwee Tek Hoay di Tengah Dunia Sastra Peranakan Tionghoa
Kwee Tek Hoay adalah salah satu penulis peranakan penting dalam khazanah kesastraan Melayu-Tionghoa yang juga membentuk identitas kebangsaan Indonesia.

Berkenalan Lagi dengan Pram Lewat Kartu Pos dan Surat
Pameran Namaku Pram menampilkan karya-karya yang belum pernah dipublikasikan.

Sobron Aidit yang Berenang-renang ke Surga
Di hari tuanya, Sobron Aidit banyak menulis kuliner, pengalaman masa kecil, serta kegalauan ditinggal kawan-kawan lama.

Heboh Sastra Indonesia: Mengadili Imajinasi, Jassin Masuk Bui
Cerpen "Langit Makin Mendung" karangan Kipanjikusmin menghebohkan dunia sastra Indonesia tahun 1968
Masuk tirto.id





