Indeks Pergerakan Nasional

Faktor Internal Penyebab Munculnya Pergerakan Nasional Indonesia
Ada sejumlah faktor internal munculnya Pergerakan Nasional Indonesia pada periode 1908-1945. Berikut ini daftar faktor Pergerakan Nasional secara internal.

Macam-Macam Ideologi yang Berkembang di Era Pergerakan Nasional
Ideologi di Indonesia yang berkembang pada era Pergerakan Nasional meliputi liberalisme, nasionalisme, komunisme, dan pan-Islamisme. Berikut penjelasannya.

Menunggu Kebangkitan Kaum Terpelajar
Dewasa ini menyeruak kecemasan akan lunturnya daya kritis dan keberanian dalam mengoreksi keadaan, termasuk dari kalangan kaum intelektual, motor perubahan.

Cerita di Balik Tetenger Pergerakan Nasional di Solo dan Padang
Selain bermuara pada proklamasi kemerdekaan, era pergerakan nasional juga meninggalkan sejumput tengara berupa tugu peringatan di Surakarta dan Padang.

Liem Koen Hian, Pendekar Pena dan Gagasan Menjadi Indonesia
Hampir sepanjang hidupnya memperjuangkan Republik, Liem Koen Hian akhirnya kecewa. Tanah air yang ia impikan tertatih-tatih dalam menerima perbedaan.

Mr. Sartono, Ia yang Menyulut Perpecahan di Tubuh PNI
Mr. Sartono terlibat aktif dalam pergerakan nasional sejak bergabung dengan Perhimpunan Indonesia. Ia juga turut mendirikan PNI dan Partindo.

Martodharsono & Berbagai Polemiknya di Awal Zaman Bergerak
Martodharsono berguru jurnalistik kepada Tirto Adhi Suryo dan dikenal sebagai redaktur Djawi Hiswara. Aktivismenya dilambari serentetan kontroversi.

Kisah Guru yang Menulis Karya Sastra dan Aktif dalam Pergerakan
Daeng Kanduruan Ardiwinata berperan besar dalam dunia pendidikan, perkembangan sastra Sunda modern, dan pergerakan Paguyuban Pasundan.

Pergulatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Terakhir
Sebagai Gubernur Jenderal terakhir Hindia Belanda, Tjarda sempat mengambil langkah-langkah simpatik sebelum akhirnya ia ditahan Jepang.

Sosrokartono Setia Memberi Pelayanan Sosial, meski Diawasi Belanda
Sepulang dari Eropa, Sosrokartono sasaran pengawasan intelijen kolonial. Mengabdikan diri menolong mereka yang membutuhkan bantuan.

Jacub Sitanala, Aktivis Pergerakan Nasional yang Pakar Kusta
Dr. Sitanala adalah pendiri PMI, pakar lepra, dan aktivis pergerakan nasional. Namanya kemudian menjadi sebuah rumah sakit di Tangerang.

Hidup Mati Partai Politik & Titik Balik Sejarah Demokrasi Indonesia
Partai politik paling awal di Indonesia dapat dilacak pada mula abad ke-20. Surut ketika Belanda merepresi kaum pergerakan dan saat pendudukan Jepang.

Nasib Pegawai Hindia Belanda dan Kaum Pergerakan Di Zaman Meleset
Depresi besar mendorong rakyat melakukan protes kepada pemerintah. Sementara pemerintah justru sibuk menggulung kaum pergerakan.

Mustafa Kemal Ataturk adalah Inspirator Kaum Pegerakan di Indonesia
Kala muda, Sukarno dan Hatta dapat inspirasi politik dari Mustafa Kemal Pasha. Tidak semua aktivis Islam membencinya.

Sejarah Abdul Rivai sebagai Corong Intelektual Pertama Bumiputra
Abdul Rivai “meminjam pakaian Belanda untuk menempatkan diri dalam masyarakat kolonial modern.”

Balai Pustaka vs "Batjaan Liar": Perang Wacana di Zaman Kolonial
Pemerintah kolonial ingin menghegemoni dunia bacaan Hindia Belanda. PKI melawannya lewat "batjaan liar".

Pasang Surut Sejarah Paguyuban Pasundan dan Tantangan Regenerasi
Paguyuban Pasundan muncul bersama gelombang semangat baru setelah budaya cetak melahirkan kembali kesastraan Sunda.

Setiadjit: Anggota Parlemen Belanda, Dihukum Mati Karena PKI Madiun
Setiadjit hengkang dari dunia anak muda yang penuh hura-hura dan jadi pembela buruh di Belanda dan Indonesia.

Kisah Saleh Edris, Tokoh Pergerakan dan Juragan Bioskop Banyuwangi
Kisah Haji Mohammad Darip Saleh Edris, pemilik bioskop Srikandi di Banyuwangi yang aktif dalam pergerakan nasional.

Suwarsih Djojopuspito: Membebaskan Perempuan dengan Menulis
Suwarsih Djojopuspito meninggalkan klise tentang perempuan dalam novel-novelnya. Dunia kepenulisan adalah ajang membebaskan diri.
Masuk tirto.id








