Indeks Menkeu Sri Mulyani

Sri Mulyani: DPR Setujui Asumsi Makro RAPBN 2020
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya menyetujui asumsi makro RAPBN 2020 yang dibahas dalam rapat di Badan Anggaran hari ini, Senin (8/7/2019).

Eksportir yang Tak Simpan Devisa di Dalam Negeri akan Didenda 0,5%
Pemerintah memberlakukan sanksi denda sebesar 0,5 persen bagi eksportir yang tidak bisa membawa pulang devisa hasil Sumber Daya Alamnya (DHE SDA) ke dalam negeri.

Enam Kementerian Tandatangani MoU Pemanfaatan Basis Data
KPK meminta aturan teknis saat enam kementerian menandatangani nota kesepahaman soal Beneficial Ownership.

Penerimaan Tumbuh 6,2%, Menkeu: Realisasi APBN Relatif Baik per Mei
Menkeu Sri Mulyani menyebutkan realisasi APBN relatif masih baik hingga akhir Mei, hal itu berdasarkan angka PMI di atas 50 dan penerimaan negara sebesar 6,2 persen atau Rp728,5 triliun.

Ingin Tarik Investor, Kemenkeu Kaji Skema Subsidi Proyek Geotermal
Menurut Sri Mulyani, pemberian subsidi diperlukan agar beban para pengembang di tahap awal pengoperasian bisa lebih ringan.

PLTP Unit 2 Dieng Capai Rp4,2 Triliun, Menkeu Harap Tak Ada Korupsi
Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap pembangunan PLTP unit 2 Dieng dan Patuha oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) bebas dari konflik kepentingan dan korupsi.

Sri Mulyani Sebut Pilpres Turut Andil Jaga Stabilitas Keuangan 2019
Sri Mulyani Indrawati menyatakan, penyelenggaraan Pilpres dan Pileg turut andil dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di tahun 2019.

Pemerintah Tambah Jenis Ekspor Jasa yang Bebas Pajak
Kriteria ekspor jasa kena pajak adalah kegiatan yang dihasilkan di dalam wilayah Indonesia untuk dimanfaatkan di luar negeri oleh penerima ekspor jasa kena pajak.

Sri Mulyani Dinobatkan Lagi Sebagai Menkeu Terbaik se-Asia Pasifik
Majalah keuangan FinanceAsia kembali menobatkan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menkeu Terbaik se-Asia Pasifik Tahun 2019 pada 2 April 2019.

Sri Mulyani: Batas Akhir Pelaporan SPT Online Mundur Jadi 1 April
Kemenkeu memundurkan batas akhir masa pelaporan SPT Tahunan (PPh OP), dari seharusnya 31 Maret 2019 menjadi 1 April 2019.

Kadin Keluhkan Soal KPBU, Sri Mulyani: Akan Kami Percepat
Menkeu Sri Mulyani menyatakan, lambatnya proses KPBU yang sempat dikeluhkan oleh Kadin akan segera ditingkatkan kecepatannya.

Sri Mulyani: Bicara Tentang Kesehatan, Mengukurnya Jauh Lebih Sulit
Sri Mulyani mengatakan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) perlu memberikan perhatian lebih pada anggaran belanja pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan SDM. Sebab, dana yang dianggarkan jumlahnya cukup besar.

Sri Mulyani Minta K/L Gunakan Kartu Kredit untuk Belanja Pemerintah
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendorong Kementerian/Lembaga (K/L) menggunakan kartu kredit untuk belanja pemerintah.
Pajak Cuma Tumbuh 4 Persen pada Februari, Shortfall 2019 Mengintai
Penyebab utama penerimaan pajak pada Februari 2019 hanya sebesar Rp160,85 triliun atau 4,66 persen adalah pertumbuhan PPN yang minus 10,4 persen di bulan lalu.

Apakah MRT Jakarta Bakal Bernasib Seperti Bangkok dan Kuala Lumpur?
MRT Jakarta akan dihadapkan dengan jumlah penumpang yang bisa meleset dari target, seperti yang terjadi pada MRT Bangkok dan Kuala Lumpur.

Ekonomi Indonesia 5,17 Persen, Sri Mulyani: Kita Kurang Bersyukur
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, capaian Ekonomi Indonesia di tahun 2018 patut disyukuri karena tumbuh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yakni 5,17 persen.

Alasan Sri Mulyani Tetapkan PP THR & Gaji ke-13 Sebelum Pilpres
PP tersebut harus ditetapkan lebih awal di bulan April, agar penyusunan PMK tidak terlambat dan pencairan THR serta gaji ke-13 dapat diberikan tepat waktu.

Menkeu Ingin Banyak Rekomendasi Terkait Tata Kelola BPJS Kesehatan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan banyak rekomendasi kebijakan dari para peneliti dan akademisi di Indonesia terkait tata kelola BPJS Kesehatan saat ini.

Sri Mulyani: Dana Kementerian Dipotong Jika Tak Lapor Data Kontrak
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengancam bakal memotong anggaran kementerian/lembaga (K/L) yang tak melaporkan data perjanjian kontrak.

PPN 10 Persen Dinilai Jadi Penyebab Harga Avtur di Indonesia Mahal
Penerapan Pajak Pertamabahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen dinilai sebagai penyebab harga avtur di Indonesia menjadi mahal.
Masuk tirto.id








