Indeks Humaniora
Sepuluh Mahasiswa Peserta TGC UII Dirawat Inap
Sebanyak sepuluh mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang sebelumnya ikut dalam kegiatan The Great Camping (TGC) Mapala UNISI diinformasikan telah menjalani rawat inap di rumah sakit Jogja Internasional Hospital (JIH).

Mohammad Misbach Sang Haji Merah
Haji Misbach adalah tokoh fenomenal dalam perjuangan pergerakan Indonesia. Ia memimpin Sarekat Islam, tapi faksi merah. Baginya, Islam bisa bergandengan dengan komunisme.
Bukan Sekadar Sehari Bebas Mobil
Sejumlah kota di dunia mulai mengadaptasi model transportasi hemat energi dan ramah lingkungan, menjadikan kota ramah sepeda. Mengapa upaya macam itu sulit dilakukan di Indonesia?
SPS Yogya Gelar Dialog, Kembalikan Yogya Berhati Nyaman
Studio Pertunjukan Sastra (SPS) Yogyakarta kembali gelar dialog sastra dengan tema "Yogya Berhati Tawa" untuk mengembalikan slogan 'Yogya Berhati Nyaman.'

Sayid Komunis yang Diburu Tentara Baret Merah
Sayid Ahmad Sofyan Baraqbah asal Banjarmasin adalah anggota parlemen di era Sukarno dan menjadi gerilyawan buruan ABRI di masa Orde Baru. Dia salah satu keturunan Nabi atau yang biasa disebut sebagai sayid.
Ikuti Diksar Mapala, Tiga Mahasiswa UII Meninggal
Kegiatan Pendidikan Dasar Unit Kegiatan Mahasiswa "The Great Camping" MAPALA Universitas Islam Indonesia (UII) pada 13-20 Januari lalu di Gunung Lawu, Jawa tengah telah menewaskan tiga orang korban hingga saat ini.

Tutut dan Mega, Dua Putri Presiden RI
Bu Mega dan Mbak Tutut punya banyak kesamaan. Sama-sama putri mantan presiden, sama-sama perempuan tangguh, dan sama-sama dilahirkan di tanggal yang sama pula: 23 Januari.
Budaya Etnik Bali Hiasi Eksterior Ultah Megawati
Dalam acara hari jadinya itu Megawati memilih nuansa Bali yang cukup kental. Sebabnya karena Megawati memang berdarah Bali
Hikayat Rolls-Royce
Rolls-Royce disebut-sebut dalam dugaan penyuapan yang melibatkan Emirsyah Sattar, mantan Direktur Utama Garuda Indonesia. Selama ini, Rolls-Royce banyak dikenal sebagai merek mobil, tapi sesungguhnya ia sudah berkibar dalam industri penerbangan lewat dua jilid Perang Dunia.
Victor Kaisiepo Tepis Isu Miring Soal Frans Kaisepo
Keluarga Frans Kaisepo angkat bicara soal isu miring mengenai Frans Kaisepo di lembar uang rupiah baru. Mereka mengaku isu miring itu terjadi karena sosok sang Ayah tak disebutkan dalam buku sejarah.
Berpeluk-pelukan di Hari Peluk Nasional
Intimasi dengan sentuhan fisik menjadi salah satu hal yang diperingati seperti Hari Peluk Nasional pada 21 Januari di AS. Bagaimana di Indonesia?

Puisiku Kabar Buruk Bagimu
"aku memang masih utuh dan kata-kata belum binasa" — Wiji Thukul, 18 Juni 1997
Perdagangan, Revolusi, dan Kebakaran di Pasar Senen
Pasar Senen dibangun oleh Justinus Vinck dan beroperasi pada hari Senin. Pasar ini berkembang lebih dari sekadar pusat niaga, tapi juga terkait dengan perjuangan dan kebudayaan.

Perseteruan Orang-Orang Arab di Indonesia
Orang-orang Arab di Indonesia, termasuk para sayid atau habib, tidak bebas dari perseteruan dan pertikaian.

Rekso Roemekso, Ormas Keamanan Menjelma Sarekat Islam
Bermula dari ormas lokal, Rekso Roemekso pada akhirnya menjelma menjadi perhimpunan massa terbesar di Indonesia, Sarekat Islam (SI).
Para Pemburu Sanad dan Nasab
Para jemaah rela menembus kemacetan Jakarta dan rutin mendatangi pengajian habib idolanya. Bahkan mau mengeluarkan biaya dan waktu demi sebuah pengajian di luar kota. Banyak pedagang yang kebagian berkah.
Dari Pekojan ke Condet: Orang Hadrami di Jakarta
Kampung Arab di Batavia semula di Pekojan, sebuah kawasan dekat Pelabuhan Sunda Kelapa. Belakangan banyak orang Arab menetap di Condet. Sebagian lain tersebar merata di seluruh Jakarta.

Sayid dan Komunis dari Kalimantan
Pilihan politik Fahrul Baraqbah membuatnya unik: seorang sayyid yang memilih PKI sebagai jalan perjuangan politik demi keadilan sosial masyarakat Indonesia.
Memikat Anak Muda Jakarta lewat Dakwah
Pengajian yang digerakkan para habib di Jakarta muncul usai Soeharto tumbang. Jemaahnya, yang sebagian besar ialah anak muda dari kelas menengah-bawah, mencapai puluhan ribu. Ia mengajarkan kecintaan kepada Rasul dan memperkuat akhlak.

Mereka datang ke Nusantara Demi Cincin Sulaiman
Dari Hadramaut di Yaman, orang-orang Arab berlayar, berdagang, lalu menetap dan beranak-pinak. Hingga muncullah banyak perkampungan orang Arab di Indonesia.
Masuk tirto.id








