Indeks Gojek

Belajar dari Kegagalan Foodpanda di Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, e-commerce di kawasan Asia Tenggara tumbuh dengan kecepatan yang luar biasa. Potensi besar yang belum sepenuhnya tereksplorasi di kawasan ini menjadi pendorong utama dari pertumbuhan pesat tersebut. Akan tetapi, dalam waktu yang singkat pula, banyak start-up dengan latar belakang penyokong global mulai bertumbangan. Apa yang terjadi?
Driver Gojek Bandung Protes Tarif Baru
Para pengemudi meminta bantuan pemerintah kota untuk mengembalikan harga tarif angkutan per kilometer yang telah diturunkan pihak manajemen menjadi Rp.2.000 per kilometer karena menyebabkan pendapatan mereka menurun.

Gejolak Gojek
Infografik Gojek

"Perang Tarif Sebenarnya Wajar"
PT Go-Jek Indonesia belum lama ini didemo oleh para drivernya. Penyebabnya, Gojek mengeluarkan aturan baru dengan menurunkan tarif dan menambah sistem penilaian kinerja para driver. Adakah solusi dari persoalan yang bakal terulang semacam ini?
Manuver Tarif Gojek
Gojek kembali bermanuver. Perusahaan yang mendeklarasikan diri sebagai karya anak bangsa itu kembali bermain-main dengan tarif. Kini gara-gara tarif itu dia berusuran dengan para driver yang juga merupakan mitra kerja.
Plus Minus Aturan Baru Gojek
Aturan baru Gojek untuk para pengemudinya dianggap merugikan. Tarif jasa diturunkan dan minimum pembayaran juga dihapus. Gojek juga menambahkan sistem penilaian kinerja untuk para pengemudinya. Kebijakan ini tentunya punya dampak positif dan negatif bagi pengemudi maupun manajemen.
Gejolak Baru Gojek
Sejak kelahirannya, layanan ojek berbasis aplikasi online, Gojek kerap menjadi buah bibir. Setelah menjadi sorotan karena perkembangan bisnisnya yang pesat hingga menjadi Unicorn, kali ini Gojek diterpa masalah dengan pengemudinya. Para pengemudi resah dengan sistem baru yang dikenakan oleh manajemen.

Berapa Lama Start-up Harus "Membakar Uang"?
Beberapa usaha rintisan kian diminati karena memanjakan penggunanya dengan pelbagai promosi. Meski masih merugi, mereka gencar melakukan ekspansi.
Sengitnya Persaingan Pasca "Perkawinan" Didi dan Uber
Jika muncul pertanyaan perusahaan start-up apakah yang paling banyak diperbincangkan di dunia saat ini, jawabannya kemungkinan besar adalah Uber. Selain karena banyaknya bumbu kontroversi, Uber juga merupakan start-up dengan valuasi tertinggi. Namun Uber kini mulai banyak pesaing

Rawannya Data Nasabah Go-jek
Go-Jek ternyata tidak menjamin data nasabahnya. Dalam disclaimer, Go-jek secara tegas tidak menjamin data nasabahnya. Lantas, di mana tanggung jawab terhadap konsumen? Bagaimana dengan penyedia jasa lainnya?
Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, Mana Lebih Dulu Jadi Unicorn?
Kurang dari satu dekade terakhir, dunia bisnis Indonesia bak dijungkirbalikan oleh hadirnya perusahaan-perusahaan rintisan (start-up) yang banyak membawa perubahan dan kontroversi. Dalam waktu yang relatif singkat, mereka berhasil menggaet jutaan pelanggan. Beberapa di antaranya mungkin masih merugi, tetapi mempertontonkan potensi valuasi yang menjanjikan.

Adu Kuat Go Food Lawan Foodpanda
Bagi saya yang pemalas tak ada yang lebih menyebalkan daripada bergerak. Bersatunya teknologi dan kemudahan transportasi melahirkan sistem pesan antar. Entah makanan entah barang. Go Food dan Foodpanda dalam hal ini bersaing untuk memuaskan isi perut pelanggan. Bagaimana persaingan dua lini bisnis ini?

Blue Bird Berencana Gandeng Go-Jek
Selain memperbaharui aplikasi mobile-nya, My Blue Bird, perusahaan transportasi Blue Bird Group masih mencari peluang untuk bekerja sama dengan Go-Jek. Namun, Direktur PT Blue Bird Tbk Sigit Priawan Joko Sutono belum dapat memberikan detail rinci terkait kerja sama tersebut.

Netizen Menggonggong, Gojek Berlalu
Nadiem Makariem dicibir setelah meluncurkan kampanye "Kembali ke Merah Putih" beberapa saat lalu melalui kanal Youtube Gojek.
Kesempatan dan Kesempitan Ekonomi Digital Indonesia
Jokowi mendorong perusahaan rintisan berbasis digital agar berperan lebih besar di bidang ekonomi

Rp6,6 Miliar untuk Memulihkan Citra "Si Biru"
Citra Blue Bird tercoreng akibat aksi demo yang rusuh. Manajemen memperbaiki citra dengan menggratiskan layanan Blue Bird selama sehari.

Ketika Blue Bird Cs Meradang
Penumpang berkurang, nilai saham terjun bebas. Ujungnya, taksi dan segenap angkutan konvensional lain menuntut Grab Car, Uber, dkk, ditutup. Perselisihan antara transportasi konvensional dan berbasis aplikasi sebenarnya bukan hal baru. Ketika ojek berbasis aplikasi seperti Gojek dan Grab Bike mulai ngetren di tahun 2015, ada gejolak dari kalangan ojek pangkalan atau opang, dan hingga saat ini operasi aplikasi masih tersandung legalitas.
Masuk tirto.id









