Indeks Feminisme

Harun Yahya: Penyebar Konspirasi & Pemerkosa Dihukum 1.000 Tahun
Harun Yahya, pendakwah dan pemimpin sekte di Turki yang dikenal luas, termasuk di Indonesia, dipenjara lebih dari 1.000 tahun.

Miyamoto Yuriko, Komunisme, dan Sastra Proletar Jepang 1930-an
Miyamoto lahir dari keluarga priyayi, bunuh diri kelas ketika dewasa, lalu jadi komunis hingga akhir hayatnya.

Kecia Ali dan Apa yang Membuat Hubungan Seks Sah Menurut Tuhan?
Kecia Ali mengkritik pandangan ulama klasik tentang syahwat perempuan yang tak terkendali. Menekankan 'persetujuan' dan 'mutualitas'.

Hijrah dan Jihad Gender Amina Wadud, Perempuan Penafsir Al-Qur'an
Amina Wadud melakukan terobosan penafsiran Al-Qur'an melalui perangkat feminisme. Pernah menjadi imam salat bagi lelaki dan perempuan.

Fatema Mernissi: Aisyah Teladan Feminisme, Bukan Cuma Romantisme
Fatema Mernissi mengkritik interpretasi agama yang berpusat pada lelaki. Baginya, Aisyah adalah spirit kritik bias gender dalam Islam.

Evolusi Makna Jilbab Leila Ahmed: dari Penindasan ke Pembebasan
Leila Ahmed merevisi pandangan lamanya soal jilbab sebagai penindasan kepada perempuan. Berubah setelah pindah ke AS.

Virginia Woolf dan Pentingnya Ruang Sendiri untuk Penulis Perempuan
Virginia Woolf adalah salah satu penulis terpenting abad ke-20 dan sangat produktif. Ia mesti bergelut dengan masalah kesehatan mental.

Summit on Girls 2019
Plan Indonesia menyelenggarakan Summit on Girls Getting Equal: Let's Invest in Girls! Sebuah forum dialog antara figur pemimpin, tokoh berpengaruh, aktivis gender, komunitas, cendekiawan, dan kaum muda dari berbagai latar belakang untuk mendukung terwujudnya kesetaraan gender di Indonesia. di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Kim Ji-young, Born 1982: Mengurai Patriarki Secara Gamblang
Kisah perempuan usia 30-an yang mengalami diskriminasi gender di setiap titik dalam hidupnya.

Kim Ji-young, Born 1982 dan Reaksi Publik Korea Soal Isu Gender
Novel Kim Ji-young, Born 1982 yang kemudian difilmkan menuai pro kontra di Korea Selatan. Isu gender masih sensitif di negeri itu.

Kisah Suwarni, Feminis Jawa Pengkritik Sukarno & Menentang Poligami
Suwarni Pringgodigdo adalah salah seorang perempuan Jawa sebelum masa kemerdekaan yang berani mengemukakan pendapat di muka forum. Ia tak gentar mengkritik Sukarno dan mendebat siapa saja yang mendukung poligami.

Pembahasan RUU PKS Ditunda Lagi, DPR Dinilai Tak Serius
Rapat pembahasan RUU PKS antara Panja DPR dan Panja Pemerintah kembali ditunda.
Gerakan Feminis Pasca-Pemilu 2019: Apa yang Harus Dilakukan?
Beragamnya bentuk feminisme seringkali menyebabkan ketidaksepakatan dalam sejumlah isu, bahkan dapat memukul mundur perjuangan kaum feminis.

Tak Cukup Tampil di Layar, Perempuan Harus Aktif di Produksi Film
Industri perfilman belum ramah perempuan. Di beberapa negara mulai muncul gerakan mendorong peran perempuan dalam industri itu.

Rote Zora: Ketika Feminis Jerman Melawan Pemerkosa dengan Teror
Mengenal Rote Zora, kelompok feminis radikal dari Jerman Barat.

Ketika Lelucon Seksis Tak Lucu Lagi
Lawakan seksis dan rasis itu lelucon gaya lama yang dianggap tak cerdas.

Incel: Ketika Para Jomblo AS Jadi Misoginis & Ekstremis Sayap Kanan
Incel telah berkembang dari sekumpulan jomblo kesepian ke sub-kultur internet yang menganjurkan kekerasan.

Soekarno, Sarinah, dan Gerakan Perempuan Penentang Poligami
Apa saja yang dilakukan gerakan perempuan era Sukarno untuk melawan poligami?
Pemilu 2019: Pintu Masuk Gelombang Baru Anti-Feminisme?
Meningkatkan jumlah perwakilan perempuan di parlemen adalah tugas penting. Tapi bagaimana jika yang terpilih adalah kandidat perempuan yang justru menolak kebijakan sensitif gender?

#UninstallFeminism: Benarkah Indonesia Tak Butuh Feminisme?
"Tubuhku bukan milikku," kata mereka.
Masuk tirto.id








