PSSI Sebut Liga 1 Molor Karena Terlambatnya Dana Sponsor

Oleh: Yuliana Ratnasari - 11 April 2017
Pencairan dana ini membuat klub bisa leluasa menyelesaikan kewajiban administrasinya yang kemudian dilaporkan ke operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan selanjutnya disampaikan ke BOPI.
tirto.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengungkapkan alasan molornya pengajuan berkas administrasi Liga 1 kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia. Salah satu alasan tersebut, PSSI menyebutkan, disebabkan terlambatnya pencairan dana sponsor.

"Pihak sponsor terlambat memberikan dana kami, padahal itu akan diserahkan ke klub untuk membereskan kontrak pemain," ujar Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi di Jakarta, Senin (10/4/2017).

Perlu diketahui, Liga 1 sendiri didukung beberapa sponsor dengan penyokong utama adalah Go-Jek dan Traveloka yang memberikan dana segar total Rp180 miliar. Karena itu, liga teratas Indonesia ini pun dinamakan "Go-Jek Traveloka Liga 1".

Edy melanjutkan, pencairan dana ini membuat klub bisa leluasa menyelesaikan kewajiban administrasinya yang kemudian dilaporkan ke operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan selanjutnya disampaikan ke BOPI.

"PSSI selalu loyal kepada BOPI yang merupakan perwakilan pemerintah. Namun kami tidak bisa melaporkan kalau persyaratan lengkap belum kami dapat. Selain itu, pemain harus langsung digaji ketika laporan sudah masuk," tutur Edy.

Sementara itu, sebagaimana diwartakan Antara, Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan mengaku pihaknya terus berkomunikasi dengan BOPI terkait kelengkapan persyaratan demi mendapat rekomendasi.

"Permasalahan dengan BOPI ini diselesaikan dengan baik," kata Berlinton.

Go-Jek Traveloka Liga 1 sendiri dimulai pada Sabtu, 15 April 2017, ditandai dengan pertandingan pembuka Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung. Liga yang sebelumnya bernama Liga Super Indonesia (ISL) ini dijadwalkan berlangsung sampai 12 November 2017.

Baca juga artikel terkait SEPAKBOLA INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari