tirto.id - Presiden Prabowo Subianto, menyebut komitmen pemerintahannya dalam menegakkan hukum hingga memperkuat pertahanan bangsa dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang digelar, Jumat (15/8/2025).
Prabowo mengatakan salah satu syarat dalam menjaga integritas dan keadilan adalah memastikan kesejahteraan aparat penegak hukum. Oleh karena itu, pemerintah telah menaikkan gaji hakim secara signifikan.
“Kami bekerja untuk menegakkan hukum dan keadilan. Salah satu yang penting adalah dalam menegakkan hukum dan keadilan gaji hakim harus dalam keadaan baik kami telah naikkan untuk beberapa Hakim sampai dengan 280% peningkatannya,” kata Prabowo.
Dia menegaskan pemerintah tak segan membongkar kasus-kasus besar yang merugikan negara. Prabowo mengatakan akan melibatkan TNI/Polri untuk memastikan sumber daya alam benar-benar dikuasai negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Lebih jauh, Prabowo mengatakan terdapat sekitar 5 juta hektar kebun sawit yang berpotensi melanggar hukum. Dari jumlah tersebut, dia mengaku 3,7 juta hektare telah terverifikasi melanggar aturan, dan 3,1 juta hektara di antaranya sudah berhasil dikuasai kembali oleh negara.
Dia menyebut akan mengambil langkah tegas. Termasuk, akan menertibkan tambang-tambang ilegal dan mengamankan potensi kerugian negara.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id
































