Menuju konten utama

Prabowo Janji Naikkan Pangdam-Kapolda Riau usai Karhutla Tuntas

Prabowo tidak akan segan memberikan apresiasi kepada jajarannya yang bekerja dengan baik dan memberikan kritik keras apabila penanganan karhutla buruk.

Prabowo Janji Naikkan Pangdam-Kapolda Riau usai Karhutla Tuntas
Presiden Prabowo Subianto dalam rapat penanganan karhutla di Posko Satgas Udara, Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menjanjikan kenaikan jabatan bagi Panglima Kodam (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, dan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, bila berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut, Prabowo sempat menanyakan masa tugas Agus dan Herry, dengan masing-masing menjawab telah bertugas selama satu tahun dan 17 bulan.

"Coba cari jabatan-jabatan supaya mereka bisa naik (jabatan)," kata Prabowo kepada Kepala Staf TNI AD, Jenderal Maruli Simanjuntak, dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam rapat, Senin (24/8/2026).

Namun, kenaikan jabatan dijanjikan setelah penanganan sekitar 900 hektare lahan yang masih terbakar di Riau dirampungkan dengan tuntas atau telah padam.

"Selesai dulu kalau 900 kosong. Kita sekarang ini harus menghormati kerja keras," sambungnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa dia adalah orang yang berterus terang. Dalam hal ini, dia tidak akan segan memberikan apresiasi kepada jajarannya yang bekerja dengan baik dan sebaliknya memberikan kritik keras apabila penanganan karhutla tidak berjalan optimal.

"Saya bukan apa-apa, saya kalau, Anda tahu saya kan...Kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi, kalau bagus, saya bicara bagus," ucap dia.

Sementara itu, dalam penanganan karhutla Riau, Agus mengatakan bahwa Kodam Tuanku Tambusai telah membentuk Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) yang diisi penerjun untuk melakukan freefall di lokasi tertentu. Pasukan reaksi cepat itu disiapkan untuk menjangkau titik karhutla yang sulit diakses melalui jalur darat.

"Kami sudah siapkan penerjun-penerjun terbaik untuk melaksanakan freefall di daerah-daerah tertentu untuk bisa secara langsung on the spot memadamkan api," kata Agus.

Prabowo kemudian menanyakan kesiapan pasukan tersebut, termasuk kemungkinan menggunakan helikopter untuk menjangkau lokasi yang masih dapat diakses dengan metode rappelling atau fast-roping.

Selain pasukan freefall, TNI menyebut paramotor dan drone juga telah disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla.

Prabowo mengatakan penggunaan pasukan freefall untuk penanganan karhutla merupakan langkah yang baru. Dia meminta kemampuan tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan seremonial.

"Freefall itu jangan hanya untuk upacara saja, tapi sekarang terpakai untuk bantu rakyat," kata Prabowo.

Menyanggupi permintaan para aparat, Prabowo berkomitmen untuk menambah dua helikopter water bombing. Dengan saat ini sudah ada lima helikopter water bombing, penanganan karhutla di Riau diharapkan bisa semakin cepat dilakukan.

Meski begitu, Prabowo menilai kebutuhan helikopter harus disesuaikan dengan tingkat keparahan karhutla di daerah lain. Dia menyebut akan mengecek kondisi di Palembang dan mengalihkan bantuan apabila wilayah tersebut lebih membutuhkan.

"Cuma itu coba cek nanti. Saya harus cek Palembang nanti ya. Saya cek kalau Palembang lebih butuh aku alihkan ke Palembang," kata dia.

Selain water bombing, penanganan karhutla Riau dilakukan pula melalui operasi modifikasi cuaca (OMC), pembangunan sekat kanal, embung, dan sumur bor. Pada rapat tersebut, Prabowo juga meminta anak buahnya segera mengirimkan 500 tabung oksigen untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan petugas yang terdampak penanganan karhutla di Riau. Bahkan, menurutnya kebutuhan oksigen menjadi prioritas.

"Jadi prioritaskan oksigen. Kirim 500 segera ya. Kalau perlu tambahin lah 700 lah biar cadangan," ujar Prabowo.

Baca juga artikel terkait KARHUTLA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher