tirto.id - Sejumlah daerah di Jawa Barat menjadi wilayah rentan tanah longsor. Seiring cuaca ekstrem yang melanda Indonesia belakangan ini, daerah-daerah berikut ini memiliki potensi tanah longsor yang tinggi.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Pulau Sumatra sejak 26 November 2025 lalu membuat banyak daerah mulai sadar pentingnya menjaga ekosistem dan persiapan mitigasi bencana.
Salah satu daerah yang disorot terkait potensi bencana adalah Jawa Barat. Sejumlah pihak menilai wilayah ini memiliki potensi risiko yang tinggi terhadap bencana banjir dan tanah longsor.
Hal itu, misalnya, diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat, Wahyudin Iwang. Dalam keterangannya pada Selasa (2/12), Iwang menuturkan bahwa Jawa Barat rentan terhadap dampak bencana banjir dan tanah longsor serupa yang terjadi di Sumatra.
"Bencana ekologis tersebut sangat mungkin bisa terjadi serupa di Jawa Barat," katanya dalam keterangan tertulis.
Menurut Iwang, hal itu dikarenakan kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan hutan yang makin parah terjadi di provinsi tersebut, menghilangkan kawasan penyangga sebagai pelindung dari bencana.
Kerusakan lingkungan di Jabar tersebut juga diakui oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menurutnya, sekitar 80 persen kawasan hutan Jabar telah rusak.
"Jawa Barat kondisi hutan yang betul-betul masih hutan kan 20 persen lagi. 80 persen kan dalam keadaan rusak," katanya, dinukil dari rilis Diskominfo Jabar pada Selasa (2/12).
Kerusakan lingkungan di Jawa Barat juga disorot Menteri Lingkungan Hidup (KLH), Hanif Faisol Nurofiq. Dalam rapat bersama Komisi XII DPR di Jakarta, Rabu (3/12), Hanif menyatakan provinsi tersebut rentan mengalami bencana akibat kerusakan lingkungan.
"Hari ini Jawa Barat hanya dilindungi 400.000 hektare untuk kawasan lindung yang melindungi ekosistem di bawahnya. Sehingga sangat rentan bencana," katanya.
Dengan kondisi tersebut, kata Hanif, dampak bencana hidrometeorologi akan sangat parah seandainya Pulau Jawa, termasuk Jabar, dilanda siklon tropis.
"Seandainya siklon ini berada di Jawa, maka potensi bencananya akan sangat besar. Tentu ini harus kita inisiasi untuk melakukan langkah-langkah adaptasi terkait konteks ini," tuturnya.
Daftar Daerah Rawan Longsor di Jawa Barat
Berdasarkan Dokumen Kajian Risiko Bencana Provinsi Jawa Barat Tahun 2025-2029 yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, terdapat sejumlah kabupaten/kota yang lebih rentan mengalami tanah longsor.
Dalam dokumen tersebut, daerah dengan kelas kerentanan tanah longsor pada level sedang adalah sebagai berikut:
- Kabupaten Bandung,
- Kabupaten Bandung Barat,
- Kabupaten Bekas,
- Kabupaten Bogor,
- Kabupaten Ciamis,
- Kabupaten Cianjur,
- Kabupaten Cirebon,
- Kabupaten Garut,
- Kabupaten Karawang,
- Kabupaten Kuningan,
- Kabupaten Majalengka,
- Kabupaten Pangandaran,
- Kabupaten Purwakarta,
- Kabupaten Subang,
- Kabupaten Sukabumi,
- Kabupaten Sumedang,
- Kabupaten Tasikmalaya,
- Kota Bandung,
- Kota Banjar.
Sebanyak 11 daerah yang sempat dikategorikan rawan longsor oleh BPBD Jabar adalah sebagai berikut:
- Kabupaten Bogor,
- Kabupaten Purwakarta,
- Kabupaten Subang,
- Kabupaten Sumedang,
- Kabupaten Majalengka,
- Kabupaten Kuningan,
- Kabupaten Ciamis,
- Kabupaten Tasikmalaya,
- Kabupaten Garut,
- Kabupaten Cianjur
- Kabupaten Sukabumi.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































