Menuju konten utama

Apa Itu Perplexity AI? Ini Fitur dan Cara Penggunaannya

Salah satu kecerdasan buatan yang populer ialah Perplexity AI. Lantas, apa itu Perplexity AI Itu? Simak cara penggunaan dan fiturnya.

Apa Itu Perplexity AI? Ini Fitur dan Cara Penggunaannya
Perplexity AI. foto/Perplexity

tirto.id - Kombinasi kecerdasan buatan dan mesin pencari telah membawa dampak dan perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat. Salah satunya Perplexity AI. Lantas, apa itu Perplexity AI? Simak cara penggunaan dan fitur yang tersedia di Perplexity AI.

Perplexity AI merupakan tools AI berbasis chatbot yang menyajikan jawaban yang ringkas dan terperinci atas pertanyaan pengguna. Biasanya, Perplexity AI akan menyertakan link sumber dari ringkasan jawaban yang diberikan.

Melalui Perplexity AI, pengguna dapat memperoleh informasi dari mesin pencari canggih yang fokusnya ada pada akurasi. Tools ini dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari oleh pengguna, baik untuk kerja, hiburan atau edukasi.

Perplexity AI dan Daftar Fiturnya

Perplexity AI menawarkan jawaban yang sudah dirangkum dari berbagai sumber. Dengan sajian informasi tersebut, pengguna tidak perlu lagi membuka banyak tab untuk menemukan informasi yang dibutuhkan.

Cara kerja Perplexity AI sama dengan search engine atau mesin pencari di internet, namun berbentuk chatbot dan berbasis teknologi kecerdasan buatan.

Melansir laman resmi ClickUp, Perplexity AI adalah mesin pencari kecerdasan buatan yang memungkinkan pengguna meminta jawaban melalui obrolan. Saat pengguna mengisi chatbot, mesin ini akan menelusuri internet untuk mempelajari pertanyaan, lalu memberikan jawaban berdasarkan hasil temuannya.

Cara kerja Perplexity AI yaitu dengan mengambil informasi terkini dari web dan menggunakan AI untuk meringkasnya.

“Perplexity adalah mesin penjawab bertenaga AI gratis yang menyediakan jawaban akurat, tepercaya, dan langsung untuk pertanyaan apa pun,” bunyi slogan Perplexity AI.

Selain itu, Perplexity mencantumkan sumber-sumber yang digunakan untuk merangkum jawaban. Sumber-sumber ini berupa tautan ke artikel, jurnal, atau situs web lain. Dengan begitu, pengguna dapat memeriksa kebenaran atau mendalami topik lebih lanjut.

Menurut laporan Coursera, tools ini menjadi pilihan praktis bagi para peneliti dan profesional yang tertarik mempelajari lebih lanjut tentang suatu topik atau mencari jawaban atas pertanyaan sehari-hari.

Dalam menjalankan operasional, Perplexity menggunakan teknologi Large Language Models (LLMs) untuk memahami pertanyaan pengguna dan menyusun jawaban yang terstruktur dengan baik.

Tak hanya itu, pengguna juga dapat melanjutkan percakapan dengan mengajukan pertanyaan lanjutan (follow-up questions) berdasarkan jawaban yang sudah diberikan.

Berikut beberapa kelebihan Perplexity AI, mengutip laporan Cnet:

  • Meringkas artikel atau dokumen yang panjang.
  • Menjelaskan topik yang kompleks dengan bahasa yang sederhana.
  • Menawarkan perbandingan dan daftar pro/kontra.
  • Melakukan pencarian pengetahuan internal pada berkas yang diunggah seperti PDF, dokumen Word, dan lembar Excel (khusus pengguna Pro dan Enterprise).
  • Dapat mencari harga saham dan data keuangan secara real-time (data bersumber dari Financial Modeling Prep API).

Cara Penggunaan Perplexity AI

Sama hal menggunakan tools AI lain seperti Gemini atau ChatGPT, pengguna Perplexity AI hanya perlu menuliskan instruksi yang jelas tentang apa yang pengguna inginkan melalui chatbot.

Selain itu, pengguna juga dapat memakai istilah dan kata kunci yang spesifik, termasuk latar belakang pertanyaan.

Berikut langkah-langkah menggunakan Perplexity AI:

  • Buka web Perplexity AI.
  • Tulis prompt di kolom yang tersedia.
  • Klik logo panah berwarna hijau.
  • Tunggu beberapa detik, Perplexity AI akan menampilkan jawaban pengguna.
Melalui jawaban yang ditampilkan oleh Perplexity AI, pengguna dapat mengetahui sumber-sumber terkait, gambar, menampilkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan tema yang pengguna ajukan.

Pembaca juga dapat mengetahui info lain tentang AI melalui tautan di bawah ini:

Artikel tentang AI

Baca juga artikel terkait ARTIFICIAL INTELLIGENCE atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo