Pengamanan Asian Para Games Lebih Ketat, Polri Tetap Waspadai Teror

Oleh: Adi Briantika - 6 September 2018
Dibaca Normal 1 menit
Pengamanan Asian Para Games 2018 akan lebih ketat dari Asian Games dan melibatkan setidaknya 10 ribu personel pasukan gabungan.
tirto.id - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan pengamanan pada saat Asian Para Games 2018 berlangsung akan lebih ketat dibanding Asian Games. Ajang olahraga untuk atlet difabel tingkat Asia itu akan diadakan pada 6-13 Oktober 2018.

“Polri dan TNI akan mengamankan penyelenggaraan olahraga tersebut, akan fokus pada pengamanan ancaman teror, lalu lintas dan kejahatan jalanan,” ujar dia Mabes Polri, Kamis (6/9/2018).

Setyo menyebutkan total personel gabungan yang bertugas nanti sebanyak 10 ribu. Namun ia belum merinci jumlah aparat yang bertugas dari masing-masing instansi.

Selain itu, para atlet yang akan berlaga, akan mendapatkan pengawalan polisi ketika melakukan perjalanan dari dan ke lokasi pertandingan maupun wisma.

“Polanya (pengamanan) hampir sama seperti Asian Games, kami akan lakukan pengawalan lalu lintas kepada para atlet, juga akan ada rekayasa lalu lintas," terang Setyo.

Untuk memastikan kelancaran perjalanan para atlet, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan kepolisian akan melakukan simulasi lalu lintas menjelang Asian Para Games 2018 digelar.

“Nanti dilaksanakan sama seperti Asian Games, kita akan laksanakan simulasi kecepatan. Tapi untuk Para Games kita belum tahu standar (waktu tempuh), antara lokasi pertandingan dan wisma atlet berapa lama,” ujar dia, pada Rabu kemarin.

Simulasi kecepatan dilakukan sebab laju kendaraan yang mengangkut para atlet penyandang disabilitas tidak sama dengan atlet normal. “Jika Asian Games butuh waktu tempuh 30 menit, kali ini akan lebih lama,” ucap Yusuf.

Asian Para Games 2018 rencananya akan diikuti oleh 3.000 atlet dari 42 negara anggota Asian Paralymic Commitee. Dari jumlah itu, terdapat 300-an atlet difabel dari Indonesia.


Baca juga artikel terkait ASIAN PARA GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Addi M Idhom
DarkLight