Menuju konten utama

Pelaku Startup Bisa Ajukan Pembukaan Akses Internet di Daerah

Menurut Luat, startup bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Pelaku Startup Bisa Ajukan Pembukaan Akses Internet di Daerah
Ilustrasi. Dua orang pengguna laptop sedang memanfaatkan jaringan wifi. Foto/Getty Images/Patrick Lux

tirto.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan para pelaku startup di Indonesia bisa mengajukan permohonan untuk membuka akses di daerah tertentu yang belum mendapat sinyal internet.

Kasie Manajemen Audit Kepatuhan Penyelenggaraan Sistem Elektronik Kemenkominfo, Luat Sihombing menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi layanan atau akses internet ke daerah yang belum terjangkau sambungan digital bagi pelaku startup di Indonesia.

"Bagi pelaku punya startup yang berkeinginan membuat proyek di daerah A atau Byang masih belum memiliki akses internet, bisa mengajukan ke kami untuk dibantu melakukan percepatan (penyediaan akses internet)," kata Luat di Makassar, Jumat (10/11/2017).

Ia mengatakan bahwa Kominfo telah memiliki proyek kabel serat optik Palapa Ring. Proyek ini bertujuan untuk mempercepat konektivitas broadband. Broadband adalah jangkauan frekuensi yang luas sehingga bisa digunakan untuk mengirim dan menerima data.

Proyek Palapa Ring, kata dia, sedang ditargetkan akan terhubung ke seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2019 mendatang. Proyek ini, kata dia, sudah dimulai sejak 2016 akan terus dikembangkan hingga menyentuh seluruh wilayah di Tanah Air.

"Kami siap membantu percepatan akses agar bisa meningkatkan atau membantu perekonomian masyarakat di daerah tersebut," kata dia dikutip dari Antara.

Ia menilai bahwa startup memang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Ia mencontohkan bahwa hal itu bisa dibuktikan adanya beberapa pengusaha startup seperti Gojek.

Gojek, kata dia, sudah memiliki puluhan ribu pengendara yang tingkat perekonomiannya juga lebih baik.

"Kami bisa memfasilitasi dalam percepatan akses internet, namun pengusul itu tentunya harus menyediakan listrik," ujarnya.

Baca juga artikel terkait START-UP atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Teknologi
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: antara & Alexander Haryanto