Menuju konten utama

Paus Leo Sampaikan Duka Cita untuk Bencana Gempa NTT

Paus Leo XIV menyatakan dirinya “sangat sedih” atas kehancuran dan penderitaan yang ditimbulkan oleh bencana gempa yang terjadi di NTT.

Paus Leo Sampaikan Duka Cita untuk Bencana Gempa NTT
Warga memotret kondisi bangunan Gereja Stasi St. Paulus Satar Teu yang mengalami kerusakan di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (19/8/2026). Menurut data BNPB, hingga Selasa (18/8) tercatat sebanyak 173 rumah ibadah di berbagai daerah wilayah NTT mengalami kerusakan akibat dampak dari gempa bumi. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Paus Leo XIV menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).

Ungkapan duka cita tersebut diunggah pada laman media sosial KBRI Vatikan, Kamis (20/8/2026).

Dalam telegram yang ditujukan kepada Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, dan ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, Paus Leo XIV menyatakan dirinya “sangat sedih” atas kehancuran dan penderitaan yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.

“Paus menyampaikan solidaritas dan kedekatan spiritual kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” demikian keterangan KBRI Vatikan, mengutip telegram pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia itu, dilansir dari Antara, Jumat (21/8/2026).

Paus Leo XIV juga mendorong para pemimpin Gereja dan otoritas sipil untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan, serta menyampaikan doa seraya memohon berkat ilahi berupa penghiburan dan kekuatan bagi seluruh keluarga serta masyarakat yang terdampak.

inagurasi Paus Leo XIV

Tangkapan layar - Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat sebagai Paus terpilih ke-267 dengan nama Paus Leo XIV menyapa ribuan umat Katolik yang berkumpul di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025) waktu setempat. ANTARA/Vatican Media/aa.

Gempa bumi tersebut mengakibatkan sedikitnya 75 korban tewas dan 907 orang luka-luka, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB mengimbau masyarakat di NTT untuk tetap waspada dan siaga menyusul masih tingginya aktivitas gempa susulan.

Hingga Kamis pukul 16.00 WIB, tercatat sebanyak 3.752 gempa susulan terjadi di wilayah terdampak. Salah satu gempa susulan yang dirasakan pada Kamis terjadi pada pukul 10.47 waktu setempat dengan kekuatan 5,7 magnitudo.

Baca juga artikel terkait GEMPA NTT

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto