tirto.id - Kepemilikan saham secara tidak langsung dari CIO BPI Danantara, Pandu Sjahrir di Supra Sekuritas menjadi sorotan. Supra Sekuritas merupakan broker yang aktif bertransaksi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), perusahaan yang dikenai sanksi Rp1,5 triliun oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena perdagangan saham.
Pandu mengaku mendukung langkah OJK untuk memberikan sanksi kepada DSSA maupun perusahaan lain yang memang melanggar aturan pasar modal.
"Saya dukung OJK dan otoritas terkait menjatuhkan sanksi ke semua yang terlibat dalam praktik-praktik tidak benar di pasar modal kita, tanpa terkecuali," kata dia melalui akun Thread-nya, @pandusjahrir, dikutip Kamis (29/10/2026).
Pandu mengatakan kepemilikan sahamnya di Supra Sekuritas harus dibedakan dengan tindakan DSSA. Temuan serta sanksi oleh OJK disebut terkait dengan tindakan DSSA.
Karena itu, ia menilai sanksi yang dijatuhkan oleh OJK sudah sewajarnya diberikan untuk menciptakan lingkungan pasar modal yang lebih baik.
"Status kepemilikan saham saya harus dibedakan dengar tanggung jawab atas tindakan perusahaan," tuturnya.
"Temuan dan sanksi yang diumumkan oleh OJK berkaitan dengar kegiatan perusahaan, dan sudah selayaknya ditangani oleh perusahaan melalui proses regulasi yang berlaku untuk pasar modal yang lebih baik, dipercaya, dan berkualitas," lanjut dia.
Dalam kesempatan itu, Pandu menyinggung terkait media yang mengangkat soal kepemilikan sahamnya di Supra Sekuritas. Menurut dia, media tersebut dinilai perlu memahami isu secara utuh dan komprehensif.
"Saya mengapresiasi sikap kritis media. Di waktu yang sama kita juga perlu memahami suatu isu dengan lebih utuh serta komprehensif," sebut Pandu.
Sebagai informasi, Pandu memiliki 99 persen saham Asha Artha Sehati. Sebanyak 27,5 persen Asha Artha Sehati dimiliki oleh Supra Sekuritas.
Dengan demikian, Pandu secara tidak langsung memiliki kepemilikan di Supra Sekuritas. Dalam setahun terakhir, Supra Sekuritas tercatat sebagai pembeli bersih terbesar saham DSSA.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id






































