Mudik Idul Adha 2020: Ada 192.103 Kendaraan Tinggalkan DKI Jakarta

Oleh: Andrian Pratama Taher - 31 Juli 2020
Dibaca Normal 1 menit
Selama libur Idul Adha 2020, PT Jasa Marga mencatat sekitar 192.103 kendaraan meninggalkan DKI Jakarta pada Kamis (30/7/2020).
tirto.id - Selama libur Idul Adha 2020, PT Jasa Marga mencatat sekitar 192.103 kendaraan meninggalkan DKI Jakarta pada Kamis (30/7/2020).

"Di H-1 Hari Raya Idul Adha 1441 H Kamis (30/07), PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 192.103 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2020).

Heru menuturkan volume lalu lintas (lalin) pada H-1 Hari Raya Idul Adha 1441 H yang meninggalkan Jakarta ini naik 56,1% dibandingkan dengan lalin normal.

Jasa Marga mencatat, kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari tiga arah yaitu 57,5% dari arah Timur, 21,0% dari arah Barat dan 21,5% dari arah Selatan.

Dari arah timur, pemudik meninggalkan Jakarta dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Jasa Marga mencatat sekitar 62.185 kendaraan meninggalkan Jakarta lewat GT Cikampek Utama 1 atau naik sebesar 123,4% dari lalin normal. Kemudian 48.251 kendaraan meninggalkan Jakarta lewat GT Kalihurip Utama 1 atau naik sebesar 88,1% dari lalin normal.

"Total kendaraan meninggalkan Jakarta dari arah Timur adalah sebanyak 110.436 kendaraan, naik sebesar 106,4% dari lalin normal," jelas Heru.

Sementara itu, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 40.398 kendaraan. Jumlah ini naik sebesar 0,6% dari lalin normal.

Di sisi lain, dari arah selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 41.269 kendaraan. Jumlah tersebut naik sebesar 40,3% dari lalin normal.

Heru mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Ia pun meminta pengendara menghindari jam puncak arus lalu-lintas dan memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima.

Selain itu, pengendara juga diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak) saat berada di Tempat Istirahat, isi saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara.

"Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta, salah satunya dengan menghindari waktu puncak arus balik pada hari Minggu agar terhindar dari kepadatan. Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080," kata Heru.



Baca juga artikel terkait IDUL ADHA 2020 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight