Mentan Janji Berikan Traktor untuk Masyarakat-ASN, Ini Syaratnya

Reporter: Faesal Mubarok, tirto.id - 14 Des 2023 12:13 WIB
Menteri Pertanian Amran berjanji memberikan traktor hingga bibit unggul untuk masyarakat hingga ASN jika melaporkan tindakan korupsi di lingkungan Kementan.
tirto.id - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, berjanji akan memberikan hadiah bibit unggul hingga traktor untuk aparatur sipil negara (ASN) hingga masyarakat umum yang bisa melaporkan tindakan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Langkah ini dilakukan untuk menjaga integritas ASN di wilayah Kementan dari korupsi.

“Yang korupsi besar bilamana ada yang melaporkan termasuk ASN melaporkan timnya, kami akan beri hadiah bisa bibit unggul aku kasih kalau besar bisa saja traktor aku kasih nantinya. Kita beri hadiah yang melaporkan dan itu terbukti,” kata Amran saat ditemui awak media di Kementan, Kamis (14/12/2023).

Dia menuturkan masyarakat bisa langsung melaporkan kepada dirinya atau pengaduan terbuka. Sementara itu, dia menjelaskan para pegawai Kementan yang terbukti melakukan korupsi akan mendapat peringatan atau bahkan langsung diberhentikan dari posisinya.

“Jadi mereka sudah tahu, kementerian dan pegawai sudah tahu, biasanya aku tidak kasih peringatan, langsung saya berhentikan kalau itu adalah disengaja atau dia melakukan kolusi biasanya saya langsung pecat, itu enggak boleh kompromi,” kata Amran.

Berikut sarana pengaduan yang bisa dilakukan untuk melaporkan korupsi di lingkungan Kementan:

  1. WBS, Whistle Blower’s System. Sarana pengaduan bagi masyarakat terhadap indikasi tindak pidana korupsi di Kementan. Sistem ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan berfokus pada materi informasi yang dilaporkan.
  2. SI INTAN, Saluran Informasi Internal Kementan. Saluran komunikasi bagi pegawai untuk memberikan masukan, tanggapan, dan/atau pengaduan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik dan pelaksanaan program Kementan.
  3. KALDU EMAS, Kanal Pengaduan Elektronik bagi Masyarakat. Merupakan sarana bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan, sumbang pikiran, sarana perbaikan bagi peningkatan kualitas Kementan.
  4. SIGAP-UPH, Sistem Informasi Gratifikasi Pertanian. Aplikasi ini dibangun dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan gratifikasi di lingkungan Kementan.





Baca juga artikel terkait PEMBERANTASAN KORUPSI atau tulisan menarik lainnya Faesal Mubarok
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight