tirto.id - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Presiden Joko Widodo akan memimpin sekitar 12 Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dan menghadiri sekitar 13 pertemuan bilateral selama penyelenggaraan acara KTT ASEAN 2023.
"Total pertemuan KTT jadi ini KTT enggak cuma satu. Kalau di Labuan Bajo cuma 2, ASEAN, Pleno, Retreat. Kali ini ada 12 KTT yang harus dipimpin bapak presiden plus pertemuan bilateralnya itu so far ini masih akan tambah terus sudah 13 pertemuan bilateral," kata Retno usai menemani Jokowi meninjau kesiapan KTT ASEAN di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2023).
Retno menceritakan, KTT ke-43 ASEAN di Jakarta akan berbeda dengan KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo. Di KTT ke-42 Labuan Bajo, mereka membahas masalah isu migran, proteksi para ABK hingga membangun koneksi internet untuk desa. Pembahasan juga menyinggung peran UMKM dalam perekonomian ASEAN hingga membahas kejahatan lintas batas seperti online scam.
Sementara itu, di KTT ke-43 tidak hanya akan membahas isu-isu jangka pendek, tetapi juga masa depan hingga 2045.
"Jadi sekali lg seperti bapak tadi bilang ada yang sifatnya visioner, pondasi-pondasi itu dibikin oleh Indonesia, ada yang sifatnya harus merespon kepentingan rakyat. Itu sudah kita lakukan di 42 plus
'dagingnya' ekonominya akan digarap melalui APAC, melalui Asian Indopacific Forum," kata Retno.
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto