Menuju konten utama

Menkes Akui Capaian Vaksinasi Sejumlah Daerah di Bawah 20 Persen

Banyak daerah baru mencapai vaksinasi di bawah 20 persen. Lampung baru 11,86 persen yang mendapat dosis pertama sementara DKI sudah lebih dari 100 persen.

Menkes Akui Capaian Vaksinasi Sejumlah Daerah di Bawah 20 Persen
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi massal di Stadion Mantikei, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (5/8/2021).ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.

tirto.id - Vaksinasi COVID-19 di Indonesia belum merata di semua daerah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan ada beberapa daerah yang hampir mencapai 100 persen dan lebih dari 100 persen, namun masih banyak daerah yang capaiannya di bawah 20 persen.

Budi mencontohkan beberapa daerah yang memiliki cakupan vaksinasi yang sangat tinggi, di urutan pertama adalah DKI Jakarta yang cakupan vaksinasi sudah lebih dari 100 persen dari target. Kemudian Provinsi Bali yang hampir mencapai 100 persen untuk vaksinasi dosis pertama. Lalu Kepulauan Riau di atas 60 persen dan D.I Yogyakarta di atas 50 persen.

Namun capaian itu timpang, dalam data yang dipaparkan oleh Menkes ada 14 daerah yang memiliki capaian vaksinasi di bawah 20 persen.

“Ada beberapa daerah yang memang agak tertinggal itu ada di bawah. Yang paling rendah ada Lampung, Maluku Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Papua. Itu nanti daerah-daerah yang akan kami kejar [capaian vaksinasinya],” kata Budi saat menyampaikan paparan dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (25/8/2021).

Jika dilihat lebih detail lagi pada laman resmi kemenkes per 25 Agutus 2021 pukul 12.00 WIB, daerah dengan capaian vaksinasi tertinggi DKI Jakarta sebesar 115,20 persen penyuntikan dosis pertama dari 8.395.427 sasaran vaksinasi. Sedangkan dosis kedua sudah 62,88 persen. Kemudian di Bali dari 3,4 juta sasaran vaksinasi sebanyak 92,41 persen sudah divaksin dosis pertama dan 49,42 persen divaksinasi dosis kedua.

Lalu Kepulauan Riau dari 1,5 juta sasaran vaksinasi sudah 74,2 persen divaksin dosis pertama dan 28,62 persen disuntik dosis kedua. Di Yogyakarta dari 2,8 juta target vaksinasi sudah 51,3 persen yang disuntik dosis pertama dan 21,9 persen yang disuntik dosis kedua.

Sementara daerah dengan capaian vaksin terendah yakni Lampung, dari 6,6 juta sasaran vaksinasi baru 11,86 persen yang mendapatkan vaksin dosis pertama dan 7,6 persen dapat dosis kedua. Di Maluku Utara dari 954 ribu sasaran vaksinasi baru 15,81 yang dapat vaksin dosis pertama dan 7,91 vaksinasi dosis kedua.

Di Sumatera Barat dari 4,4 juta sasaran baru 15,79 persen yang divaksinasi dosis pertama dan 9 persen dosis kedua. Di Kalimantan Barat dari 3,8 juta sasaran baru 16,5 persen yang divaksin dosis pertama dan 10,6 divaksin dosis kedua. Lalu di Papua dari 2,5 juta sasaran baru 16,6 persen yang dapat vaksin dosis pertama dan 10,9 dosis kedua.

Jika dilihat rata-rata capaian vaksinasi secara nasional dari 208 juta sasaran vaksinasi ada 28,33 persen yang telah dapat vaksin dosis pertama dan 15,8 persen yang dapat vaksin dosis kedua.

Menkes bilang program vaksinasi yang dimulai 13 Januari 2021 itu menembus angka 50 juta vaksinasi pada 8 Juli 2021 atau sekitar 26 minggu. “Dan sekarang kita berusaha keras untuk menembus angka 50 juta kedua menjadi 100 ribu di akhir Agustus [2021]”.

Dengan demikian kata untuk mencapai 50 juta vaksin dapat dicapai dengan 4-5 minggu, sehingga diperkirakan di akhir tahun 2021 bisa mencapai 300 juta vaksinasi.

“Sehingga angka 400 juta sesudah ditambah target anak-anak usia 12-17 kita bisa selesaikan di sekitar Januari-Februari 2022,” kata Budi.

Baca juga artikel terkait VAKSINASI COVID-19 atau tulisan lainnya dari Irwan Syambudi

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Restu Diantina Putri