tirto.id - Materi Pramuka Penggalang terdiri atas beberapa macam materi yang wajib dipelajari oleh seorang anggota tingkat Pramuka Penggalang. Materi yang dipelajari meliputi sejarah, kode kehormatan, hingga sandi Morse dan Semaphore.
Tujuan materi Pramuka Penggalang dirancang untuk memberikan pengetahuan dasar kepramukaan, yang sesuai dengan nilai-nilai dan kode kehormatan pramuka.
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai materi Pramuka Penggalang, anggota Gerakan Pramuka jenjang SD dan SMP dapat mempelajari materi Pramuka Penggalang lengkap PDF melalui artikel ini.
Pengetahuan Dasar Kepramukaan Penggalang
Pramuka Penggalang merupakan salah satu dari tingkatan yang ada dalam Pramuka. Tingkatan ini diperuntukkan bagi peserta berusia 11 hingga 15 tahun.
Pengetahuan dasar kepramukaan Penggalang yang wajib diketahui oleh anggota Pramuka Penggalang di antaranya, meliputi pengertian Pramuka Penggalang, sejarah Pramuka dunia dan Indonesia, serta kode kehormatan.
Berikut ialah penjelasan materi Pramuka SD dan SMP yang wajib diketahui, simak selengkapnya:
Pengertian Pramuka Penggalang
Penggalang merupakan salah satu golongan Pramuka setelah peserta melewati kategori siaga. Penyebutan ini berdasarkan pada masa penggalangan, yakni ketika bangsa Indonesia sedang menggalang dan menyatukan diri untuk memperoleh kemerdekaan, sesuai isi Sumpah Pemuda 1928.Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia
Baden Powell merupakan Bapak Pramuka Dunia. Ia menulis Scouting for Boys. Isinya tentang kepramukaan era 1908 silam. Berbagai pihak mulai menerapkan kegiatan tersebut. Salah satunya Indonesia.Padvinder asal Belanda turut berperan dalam membawa pengaruh kepramukaan ke Indonesia. Beberapa organisasi pergerakan nasional saat itu banyak yang membuat pandu.
Tokoh besar di antaranya Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Ia lantas dijuluki sebagai Bapak Pramuka Indonesia.
Kode Kehormatan Pramuka
Kode kehormatan Pramuka yang digunakan anggota di Indonesia adalah Tri Satya dan Dasa Darma. Berikut ialah daftar poin-poin kehormatan yang wajib dipenuhi setiap individu dalam kegiatan kepramukaan sesuai dengan Tri Satya dan Dasa Darma.Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila.
- Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
- Menepati dasa darma.
Dasa Darma
Pramuka itu:- Taqwa Kepada Tuhan Yang maha Esa.
- Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia.
- Patriot yang sopan dan kesatria.
- Patuh dan suka bermusyawarah.
- Rela menolong dan tabah.
- Rajin, trampil dan gembira.
- Hemat, cermat dan bersahaja.
- Disiplin, berani dan setia.
- Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
- Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
Lambang Gerakan Pramuka
Pramuka mempunyai simbol utama bergambar tunas kelapa. Nama pembuat lukisan tersebut adalah R. Soenardjo Atmodipoerwo. Soenardjo diketahui sebagai seorang Andalan Nasional dan Pembina Pramuka. Ia lahir di Blora, 29 Februari 1903.Berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 06/KN/72 sekaligus penyempurna Surat Keputusan 15/KN/67 Tahun 1967, arti 6 kiasan lambang Gerakan Pramuka masing-masing adalah sebagai berikut:
Pertama:
Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti : penduduk aseli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia
Kedua:
Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
Ketiga:
Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masjarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
Keempat:
Nyiur bertumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus jakni yang mulia dan djudjur dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
Kelima:
Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan kejakinan tiap Pramuka mempunjai dan berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
Keenam:
Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.
Sandi Morse dan Semaphore
Pramuka Penggalang juga dapat mempelajari cara membaca kode-kode tertentu dalam komunikasi. Sandi Morse adalah metode titik garis atau panjang pendek. Sandi Semaphore memakai media bendera.Teknik Kepramukaan Penggalang
Pada tingkatan Pramuka Penggalang kegiatan Pramuka mulai lebih bervariasi dan menantang dibandingkan tingkatan sebelumnya. Keterampilan yang dipelajari mencakup tali temali, berkemah, dan pertolongan pertama yang lebih kompleks.
Teknik kepramukaan (scouting skill) Penggalang mencakup beberapa keterampilan dasar yang menjadi bagian dari sistem pendidikan kepramukaan.
Teknik Pramuka Penggalang meliputi, kemampuan simpul hidup, simpul mati, simpul jangkar, hingga simpul pangkal. Selain itu, terdapat juga kemampuan sandi, di antaranya sandi AND, sandi rumput, sandi kotak, hingga sandi koordinat.
Kegiatan Umum Pramuka Penggalang
Terdapat sejumlah kegiatan umum yang dapat dilakukan oleh seorang anggota Pramuka Penggalang. Kegiatan ini dilakukan untuk membentuk sifat kepemimpinan, kemandirian, kepedulian, dan nasionalisme.
Kegiatan outdoor atau petualangan kerap menjadi agenda pilihan untuk meningkatkan kemampuan anggota Pramuka Penggalang.
Berikut ialah kegiatan umum yang bisa dilakukan oleh Pramuka Penggalang, simak selengkapnya:
- Jelajah, kegiatan pramuka dengan melakukan perjalanan atau ekspedisi untuk mengembangkan keterampilan navigasi, survival, dan kerja sama tim.
- Jambore, kegiatan perkemahan besar yang diikuti oleh pramuka dari berbagai daerah atau negara, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan persahabatan antar anggota pramuka.
- Berkemah, kegiatan menginap di alam terbuka yang dilakukan dengan mendirikan tenda, kegiatan ini dilakukan untuk mengembangkan keterampilan dan karakter anggota pramuka.
Syarat Kecakapan Pramuka Penggalang
Syarat kecakapan Pramuka Penggalang terdiri atas dua jenis, yakni Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK). SKU menjadi kurikulum pendidikan yang Penggalang diikuti seorang Pramuka Penggalang.
Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Penggalang merupakan serangkaian syarat harus dipenuhi oleh seorang pramuka penggalang untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Umum (TKU).
TKU Penggalang disebut Manggar, merupakan tanda yang dikenakan setelah seorang Pramuka Penggalang menyelesaikan SKU. Tingkatan SKU Penggalang terdiri atas 3 tingkatan, yakni:
- SKU tingkat Penggalang Ramu.
- SKU tingkat Penggalang Rakit.
- SKU tingkat Penggalang Terap.
Organisasi Kepramukaan Penggalang
Anggota Gerakan Pramuka mencakup empat bagian. Di antaranya Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun), dan Pramuka Pandega (21-25 tahun).
Dalam Pramuka Penggalang, satuan terkecil disebut Regu, sedangkan satuan besarnya disebut Pasukan. Regu penggalang dibedakan menjadi regu penggalang putra dan regu penggalang putri.
Regu Pramuka Penggalang terdiri atas 5-10 orang dan dipimpin oleh seorang Pimpinan Regu yang disebut Pinru.
Umumnya Regu Penggalang Putra menggunakan nama hewan sebagai identitas mereka. Sedangkan, Regu Penggalang Putri menggunakan nama bunga.
Tujuan Materi Pramuka Penggalang
Tujuan materi Pramuka Penggalang disusun untuk memberikan pemahaman dasar terkait tingkat Pramuka Penggalang terhadap anggota Pramuka.
Materi Pramuka Penggalang SD dan SMP disusun berdasarkan kode kehormatan dan prinsip dasar Pramuka.
Selain itu, materi Pramuka Penggalang dibentuk untuk mengembangkan potensi anggota Penggalang. Agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, dan cinta tanah air sesuai tujuan gerakan Pramuka.
Pramuka Penggalang Terdiri dari Apa Saja?
Pramuka Penggalang terdiri atas 3 (tiga) tingkatan atau jenjang, berikut informasi selengkapnya:
- Penggalang Ramu, merupakan tingkat pertama dalam tingkatan penggalang yang anggotanya berusia antara 11-12 tahun.
- Penggalang Rakit, merupakan tingkat kedua dalam tingkatan penggalang yang anggotanya berusia antara 12-13 tahun.
- Penggalang Terap, merupakan tingkat ketiga dalam tingkatan penggalang yang anggotanya berusia antara 13-15 tahun.
Link Download Materi Pramuka Penggalang Lengkap PDF
Berikut ialah tautan unduh materi Pramuka Penggalang SMP dan SD dalam format PDF ini dapat menjadi bahan ajar bagi anggota Pramuka Penggalang di sekolah. Simak tautannya di bawah ini:
Link Download Materi Pramuka Penggalang PDF
Tirto telah merangkum sejumlah informasi penting mengenai Materi Ajar. Yuk, cek artikel selengkapnya dengan klik tautan di bawah ini!
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Yulaika Ramadhani & Beni Jo
Penyelaras: Indyra Yasmin
Masuk tirto.id




































