Menuju konten utama
Rangkuman Bahasa Indonesia

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 2 K13

Materi Bahasa Indonesia kelas 9 semester 2 Kurikulum 2013 tersedia dalam tulisan ini yang memuat beberapa pokok pembahasan. Simak pembahasan selengkapnya.

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 2 K13
Ilustrasi materi Bahasa Indonesia kelas 9 semester 2 Kurikulum 2013. foto/IStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Materi Bahasa Indonesia kelas 9 semester 2 Kurikulum 2013 dalam tulisan ini memuat beberapa pembahasan. Rangkuman materi Bahasa Indonesia kelas 9 semester 2 Kurikulum 2013 yang tersedia meliputi teks tanggapan, teks diskusi, dan cerita inspiratif.

Guru dan siswa bisa menggunakan rangkuman ini sebagai bahan tambahan untuk belajar. Adapun materi dengan pembahasan selengkapnya terdapat dalam buku ajar di sekolah.

Apa saja pembahasan materi Bahasa Indonesia kelas 9 K13? Simak penjelasannya berikut ini.

Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 2 Kurikulum 2013

Materi Bahasa Indonesia kelas 9 semester 2 Kurikulum 2013 dalam rangkuman ini memiliki tiga pembasahan. Materi berkaitan dengan identifikasi informasi pada teks tanggapan dan teks diskusi, serta penyusunan cerita inspiratif. 

Berikut rangkuman materi Bahasa Indonesia Kelas 9 K13 selengkapnya:

1. Mengidentifikasi Informasi Teks Tanggapan

Sebuah teks tanggapan harus objektif dan juga santun. Tanggapan biasanya diberikan berdasarkan hal yang ada sesungguhnya, memuat fakta, dan berdasarkan kenyataan.

Teks tanggapan yang disajikan dengan santun memiliki makna tanggapan tersebut harus berdampak positif, meskipun hal yang disampaikan merupakan sebuah kekurangan. Tanggapan harus disampaikan dengan cara dan bahasa yang baik.

Teks tanggapan memiliki struktur retorika yang terdiri dari tiga bagian, yaitu konteks, deskripsi, dan penilaian. Masing-masing bagian ini memiliki gaya bahasa dan isi tersendiri.

Bagian konteks berisi pemaparan tentang hal yang ditanggapi, di mana, kapan, dan jenis peristiwa apa yang terjadi. Bagian konteks disampaikan dengan bahasa deskriptif.

Bagian deskripsi berisi penggambaran sesuatu dapat terealisasi, diciptakan, atau dihasilkan. Bagian ini disampaikan dengan bahasa deskriptif pula.

Terakhir, bagian penilaian berisi pemikiran penulis, berupa pujian ataupun kritik. Oleh karena itu, bagian ini menggunakan kata-kata yang mengungkapkan gagasan pribadi dari penulis.

Memuji dan mengkritik memerlukan cara yang tepat. Dalam memuji, pastikan pujian disampaikan dengan tulus, hormat, sesuai dengan situasi, dan memberikan rasa nyaman. Sebuah kritik juga harus disampaikan dengan niat yang baik dan dengan tujuan konstruktif atau membangun. Selain memuji dan mengkritik, penulis juga bisa memberikan saran terhadap sesuatu yang dinilai.

2. Mengidentifikasi Informasi Teks Diskusi

Teks diskusi merupakan teks yang berisi pembicaraan atau pembahasan terhadap sesuatu hal yang disertai argumen dan sanggahan. Teks ini memiliki struktur yang terdiri dari pendahuluan, isi, dan simpulan.

Pendahuluan berisi pernyataan untuk membatasi topik, pernyataan latar belakang topik, dan perbedaan sudut pandang yang akan dibahas. Sementara bagian isi memuat serangkaian paragraf yang berisi argumen setuju (pro) dan argumen tidak setuju (kontra) masing-masing beserta alasannya. Bagian ini menggunakan bahasa yang kohesif dan persuasif.

Terakhir, bagian simpulan berisi kesimpulan argumen dari kedua sisi, evaluasi argumen yang paling efektif, serta rekomendasi satu sudut pandang berdasarkan argumen yang disajikan.

3. Menyusun Cerita Inspiratif

Cerita inspiratif merupakan bentuk narasi yang memiliki tujuan untuk memberi inspirasi kebaikan kepada banyak orang. Cerita inspiratif bisa menggugah perasaan, memberi kesan yang mendalam, bahkan mampu membuat orang termotivasi untuk menjadi seperti orang di dalam cerita tersebut.

Cerita inspiratif biasanya muncul dari atau tentang orang-orang yang telah mencapai suatu hal dalam hidupnya yang pada umumnya keras dan penuh tantangan. Cerita inspiratif juga memiliki struktur umum yang terdiri dari orientasi, perumitan peristiwa, komplikasi, resolusi, dan koda.

Orientasi berisi pengantar cerita, lalu dilanjutkan ke perumitan peristiwa yang mengantar cerita tersebut menuju konflik. Komplikasi berisi puncak cerita dan tempat kisah yang menjadi inspirasi. Setelah melalui konflik, terdapat resolusi yang berisi peristiwa yang menyadarkan tokoh tentang kebaikan. Lalu ditutup dengan koda, atau kesimpulan dan pesan moral.

Temukan beragam artikel materi ajar untuk berbagai jenjang pendidikan dalam tautan berikut:

Kumpulan artikel materi ajar

Baca juga artikel terkait BAHASA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Muhammad Iqbal Iskandar

tirto.id - Edusains
Kontributor: Muhammad Iqbal Iskandar
Penulis: Muhammad Iqbal Iskandar
Editor: Addi M Idhom
Penyelaras: Ilham Choirul Anwar