Menuju konten utama

BGN Pastikan Tuduhan Pembagian Dana MBG ke Presiden Adalah Hoaks

Nanik menegaskan dirinya maupun perwakilan BGN lain tak pernah menyampaikan pernyataan itu.

BGN Pastikan Tuduhan Pembagian Dana MBG ke Presiden Adalah Hoaks
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengisi Talkshow bertajuk Upaya Meningkatkan Kualitas Gizi Bangsa melalui Makan Bergizi Gratis di Antara Heritage Center (AHC), Pasar Baru, Jakarta, Kamis (23/10/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pernyataan mengenai Dadan Hindayana dan tuduhan adanya pembagian keuntungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto merupakan hoaks. Pernyataan mengatasnamakan Kepala BGN Nanik S. Deyang itu sempat beredar di media sosial.

Nanik menegaskan dirinya maupun perwakilan BGN lain tak pernah menyampaikan pernyataan itu. Oleh karenanya, dia menilai pernyataan itu sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," ujar Nanik di Jakarta melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Nanik, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memang kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi yang provokatif dan memancing reaksi masyarakat. Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Nanik.

Lebih lanjut, dia menegaskan seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, baik melalui keterangan pers, situs resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi beredar di luar saluran resmi tersebut, kata dia, tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.

Nanik juga mengatakan BGN mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan tidak terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, atau mengandung unsur fitnah.

"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," tutur Nanik.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi