Menuju konten utama

Malaysia-Singapura Akan Terhubung Kereta, Waktu Tempuh 5 Menit!

Negara Malaysia dan Singapura akan terhubung kereta cepat dengan waktu tempuh hanya 5 menit. Simak harga tiket dan rutenya!

Malaysia-Singapura Akan Terhubung Kereta, Waktu Tempuh 5 Menit!
Ilustrasi kereta cepat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah Malaysia dan Singapura saat ini sedang menggarap proyek kereta cepat dari Johor Bahru ke Singapura yang diprediksi akan rampung pada akhir 2026. Kereta cepat ini diprediksi memiliki waktu tempuh 5 menit saja untuk berpindah antar dua negara.

Yang lebih fantastis, harga tiket kereta cepat Malaysia-Singapura ini diperkirakan kurang dari Rp100 ribu.

Johor Bahru–Singapore Rapid Transit System (RTS) Link merupakan proyek infrastruktur lintas batas yang dirancang untuk mengurangi kemacetan di Causeway dan meningkatkan konektivitas antara Malaysia dan Singapura.

Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, menyampaikan bahwa tarif untuk perjalanan satu arah diperkirakan berkisar antara 5 hingga 7 dolar Singapura atau berkisar antara Rp60-Rp100 ribu.

Struktur tarif final dan mekanisme pembayaran akan diumumkan pada paruh kedua 2026, menjelang peluncuran resmi yang diperkirakan akhir 2026.

Bagaimana Rute Kereta Cepat Malaysia-Singapura?

Di Singapura, RTS Link akan terhubung langsung dengan stasiun Woodlands North MRT di jalur Thomson-East Coast Line, sehingga memudahkan perjalanan lintas negara bagi para komuter. Sedangkan di Malaysia, RTS Link akan berhenti di stasiun Bukit Chagar, Johor Bahru.

RTS Link dioperasikan oleh RTS Operations, sebuah usaha patungan antara Prasarana Malaysia Bhd, perusahaan milik negara Malaysia, dan SMRT Corporation dari Singapura.

Setiap kereta mampu membawa lebih dari 600 penumpang per perjalanan, dengan kapasitas maksimum 10.000 penumpang per jam per arah, sehingga sistem ini berpotensi untuk mengurangi kemacetan lintas batas.

RTS Link juga menjadi bagian dari strategi lebih luas untuk memperlancar perjalanan lintas negara, termasuk penerapan proses imigrasi one-clearance di stasiun Woodlands dan Bukit Chagar, sehingga waktu pemeriksaan hanya lima menit.

Seperti diberitakan The Straits Times, Pemerintah Malaysia akan menggunakan 100 gerbang bertenaga AI, yang memungkinkan waktu pemeriksaan hanya tujuh detik per penumpang, dan petugas Malaysia yang bertugas di Singapura akan menikmati kekebalan hukum di pengadilan Singapura, sesuai mekanisme timbal balik.

Hal ini menjamin perlindungan bagi petugas, sambil tetap mempertahankan tanggung jawab di bawah hukum Malaysia, dengan ketentuan serupa bagi petugas Singapura jika perlindungan setara tidak diberikan.

Pakar Malaysia Ragukan Kesiapan Infrastruktur di Johor Bahru

Muncul kekhawatiran para pakar dan anggota parlemen mengenai kesiapan Johor Bahru, khususnya kawasan Bukit Chagar, dalam menghadapi lonjakan penumpang RTS Link Johor Bahru–Singapura saat mulai beroperasi.

Pakar perencanaan transportasi Universiti Teknologi Malaysia, Prof Dr Muhammad Zaly Shah Muhammad Hussein, menjelaskan bahwa dalam skenario jam sibuk, jumlah penumpang bisa mencapai 30.000 orang di satu waktu.

Angka ini berasal dari kombinasi sekitar 20.000 penumpang RTS dalam dua jam ditambah 10.000 pengguna bus dan taksi yang sudah ada. Jika arus penumpang ini bertemu dalam waktu yang bersamaan tanpa sistem penyebaran yang efektif, maka kawasan Bukit Chagar berpotensi mengalami kepadatan serius.

“Jika volume penumpang yang besar berkumpul di Bukit Chagar dan pilihan transportasi selanjutnya tidak sepenuhnya sinkron, pengunjung mungkin akan mengalami penundaan atau kepadatan sementara, yang dapat memengaruhi persepsi mereka tentang kenyamanan,” katanya dikutip The Sun Malaysia.

Kekhawatiran tentang tidak siapnya infrastruktur yang mengakibatkan penumpukan penumpang ini juga muncul dari anggota Parlemen Muar, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman

Ia menyoroti potensi konsentrasi hingga 30.000 orang di Bukit Chagar saat jam sibuk jika sistem penyebaran lalu lintas belum siap.

Baca juga artikel terkait KERETA CEPAT atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Insider
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra