Menuju konten utama

Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Dunia 2018 Hari Ini di TVRI

Laga delapan besar BWF World Championships 2018 bisa disaksikan di TVRI lewat siaran langsung dan live streaming.

Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Dunia 2018 Hari Ini di TVRI
Marcus Fernaldi Gideon, Pebulutangkis Ganda Putra Indonesia, mengembalikan bola pada pasangan Malaysia, Ong Yew Sin dan Teo Ee Yidan pada Turnamen Bulutangkis Indonesian Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018). Dalam pertandingan ini pasangan Marcus dan Kevin menang dengan skor 21-18 dan 21-12. tirto.id/Arimacs Wilander

tirto.id - Indonesia memiliki empat wakil di nomor ganda yang akan melanjutkan laga mereka dalam perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018 pada Jumat (3/8/2018) di Nanjing Olympic Sports Centre, Cina. Pertandingan ini bisa disaksikan melalui siaran langsung atau live streaming di TVRI

Empat ganda itu adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pada nomor ganda putra, serta tiga pasangan ganda putri yaitu Greysia Polii/Apriani Rahayu, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris, dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Ganda Greysia/Apriani melaju ke delapan besar terlebih dahulu usai mengalahkan pasangan Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean lewat permainan dua set, 21-18, 21-13.

Kemudian, pasangan Kevin/Marcus menyusul setelah menaklukkan ganda Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov juga dalam dua set langsung, 21-19, 21-12.

Della/Rizki lantas mengikuti jejak dua pasangan tersebut usai mengandaskan pasangan Thailand Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong juga dalam dua set, 21-16, 21-12.

Terakhir, Anggi/Ketut lolos ke perempat final setelah menghentikan unggulan enam asal Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan dua set langsung, 21-15, 21-17.

"Persiapan kami sudah bagus. Kami juga sudah mempelajari permainan mereka. Kami sudah tahu arah bola mereka dan bagaimana mengembalikannya," kata Anggia seperti dikutip dari laman PBSI.

Ketut mengaku pola permainan pasangan Korea Selatan itu tidak berubah sejak pertemuan terakhir mereka pada Korea Masters 2017.

"Kami sudah antisipasi permainan mereka. Mereka bermain terburu-buru sedangkan kami lebih tenang. Kami juga tidak menyangka menang dalam dua gim langsung," kata Ketut.