Menuju konten utama

Live Streaming Hilal Ramadhan 2022 & Prediksi Hasil Sidang Isbat

Live streaming pemantauan hilal awal Ramadhan 2022 melalui link BMKG. Prediksi hasil sidang isbat Ramadhan 2022, bisa saja 1 Ramadan pada Sabtu atau Minggu.

Live Streaming Hilal Ramadhan 2022 & Prediksi Hasil Sidang Isbat
Tim rukyatul hilal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Gresik melakukan pemantauan "rukyatul hilal" di di Balai Rukyat Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur, Kamis (14/6/2018). ANTARA FOTO/Zabur Karuru

tirto.id - Live streaming pemantauan hilal awal Ramadhan 1443 H oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dapat ditonton pada Jumat, 1 April 2022 atau 29 Sya'ban 1443 H. Berdasarkan hisab (perhitungan) yang dilakukan BMKG, ijtimak (konjungsi) sudah terjadi, sedangkan ketinggian hilal saat matahari terbenam berkisar antara 1,12 derajat sampai 2,19 derajat.

Penentuan kapan 1 Ramadhan 1443 H oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI akan dilakukan dalam sidang isbat yang digelar pada Jumat (1/4/2022) di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta. Dalam sidang isbat ini, Kemenag akan memadukan rukyatul hilal (pengamatan langsung) dan hisab (penghitungan).

Rukyatul hilal dilakukan pada hari yang diperkirakan menjadi hari terakhir sebuah bulan dalam Kalender Hijriyah. Penghitungan (hisab) juga dilakukan untuk hari yang diperkirakan sebagai hari terakhir.

Dalam Pedoman Hisab Muhammadiyah, berdasarkan Putusan Tarjih XXVI, 2003, terdapat 3 kriteria bulan baru dalam Kalender Kamariah yaitu jika telah terjadi ijtimak, jika ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam, dan jika pada saat terbenamnya matahari, bulan berada di atas ufuk.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah mengeluarkan Dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriyah, Pimpinan Pusat (PPR) Muhammadiyah menetapkan bahwa puasa Ramadan akan dimulai pada Sabtu, 2 April 2022.

Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Jumat Pahing, 29 Syakban 1443 H (1 April 2022 M), ijtimak jelang Ramadan 1443 H terjadi pada pukul 13:27:13 WIB.

Di samping itu, tinggi bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta ( f = -07° 48¢ LS dan l = 110° 21¢ BT ) = +02° 18¢ 12² atau hilal sudah wujud). Di seluruh wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam itu bulan berada di atas ufuk.

Hasil hisab Muhammadiyah itu selaras dengan hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), ijtimak bulan terjadi pada Jumat Pahing 1 April 2021 pukul 13:25:54 WIB. Kedudukan hilal berada pada 1 derajat 45 menit 47 detik selatan matahari dalam keadaan miring ke selatan dengan elongasi 3 derajat 24 menit 06 detik.

Dalam menentukan 1 Ramadhan 1443 H, LF PBNU menggunakan rukyatul hilal untuk memastikan apakah hilal sudah terlihat pada Jumat 1 April 2022 petang. Dengan demikian, ada 2 kemungkinan awal puasa, yaitu Sabtu 2 April 2022 atau Minggu, 3 April 2022.

Live Streaming Pantau Hilal Awal Ramadhan 2022

Berdasarkan Informasi Prakiraan Hilal saat Matahari Terbenam tanggal 1 April 2022 Penentu Awal Bulan Ramadan 1443 H, konjungsi terjadi pada Jumat, 1 April 2022 M, pukul 06.24.15 UT atau pukul 13.24.15 WIB atau pukul 14.24.15 WITA atau pukul 15.24.15 WIT. Dengan memperhatikan waktu konjungsi dan matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam 1 April 2022 di wilayah Indonesia.

Ketinggian Hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 1 April 2022, berkisar antara 1,12 derajat di Jayapura, Papua sampai dengan 2,19 derajat di Tua Pejat, Sumatera Barat.

Elongasi di Indonesia saat Matahari terbenam pada 1 April 2022, berkisar antara 2,87 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 3,46 derajat di Sabang, Aceh.

Sementara itu, umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 1 April 2022, berkisar antara antara 2,31 jam di Merauke, Papua sampai dengan 5,39 jam di Sabang, Aceh.

LIVE STREAMING RUKYATUL HILAL AWAL RAMADHAN 2022 BMKG

BMKG akan melaksanakan rukyatul hilal Jumat, 1 April 2022 melalui 34 tim yang tersebar di Indonesia. Titik-titik pemantauan adalah POB Cibeas Pelabuhan Ratu, Kantor BMKG Pusat Kemayoran, Pantai Binasi Tapanuli Tengah, Pantai Tanjung Pasir Tangerang (BBMKG 2 Tangerang Selatan), Pantai Patra Jasa Bali (BBMKG 3 Bali), Mall GTC Makassar (BBMKG 4 Makassar), dan Pantai Lampu Satu Merauke (BBMKG 5 Jayapura).

Selain itu lokasi ada di Biak (Stasiun Geofisika Kelas I Jayapura), Hotel Waigo Sorong (Stasiun Geofisika Kelas III Sorong), Kantor Bupati Malang (Stasiun Geofisika Kelas III Malang), Tanjung Nusaniwe Maluku (Stasiun Geofisika Kelas I Ambon), Tower Hilal Afetaduma, Ternate (Stasiun Geofisika Kelas III Ternate), Rooftop Mega Trade Center Manado (Stasiun Geofisika Kelas I Manado

POB Syekh Bela-Belu, Parangtritis (Stasiun Geofisika Kelas I Sleman).

Lokasi-lokasi lain adalah Tower Hilal Marana Donggala (Stasiun Geofisika Kelas I Palu), POB Pedalen Kebumen (Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara), Gedung Layanan MKG Kupang (Stasiun Geofisika Kelas I Kupang), Pantai Wolulu Kolaka (Stasiun Geofisika Kelas IV Kendari), Bukit Persaudaraan Mau Hau Sumba Timur (Stasiun Geofisika Kelas III Sumba Timur), Mess Pemda Provinsi Bengkulu (Stasiun Geofisika Kelas III Bengkulu), Dermaga Kokar Alor (Stasiun Geofisika Kelas III Alor).

Pantai Loang Baloq Mataram (Stasiun Geofisika Kelas III Mataram), Pantai Cermin, Pariaman (Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang), Pantai Sindeas (Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang) Lhoknga Aceh Besar (Stasiun Geofisika Kelas III Aceh Besar), Batam (Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim), Pantai Setumu (Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah-Tanjung Pinang), Rooftop MAN IC, Gorontalo (Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo), Apartemen Pertamina RU-V Balikpapan (Stasiun Geofisika Kelas III Balikpapan), Pantai Alam Indah Tegal (STMKG), Pantai Karangbolong, Anyer (Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang).

Prediksi Hasil Sidang Isbat Awal Ramadhan 2022

Dalam laporan BMKG, secara astronomis pelaksanaan rukyatul hilal penentu awal bulan Ramadan 1443 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah Matahari terbenam tanggal 1 April 2022.

"Hasil Rukyat Hilal awal bulan Ramadan 1443 H pada 1 April 2022 berpotensi kecil untuk terlihat (teramati)," kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono dikutip Antara.

Terkait sidang isbat Kemenag yang digelar pada Jumat (1/4/2022), terdapat 3 tahap. Yang pertama, pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1443 H berdasarkan hasil hisab. Pemaparan posisi hilal ini dilakukan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag mulai pukul 17.00 WIB. Sesi tersebut terbuka dan dapat ditonton melalui live streaming.

Kedua, sidang isbat penetapan awal Ramadan 1443 Hijriah. Sesi ini digelar secara tertutup setelah salat magrib. Dalam sidang isbat ini, yang dirujuk adalah hasil hisab dan hasil rukyatul hilal yang dilakukan Tim Kemenag pada 101 lokasi di seluruh Indonesia.

Ketiga, telekonferensi pers hasil sidang isbat yang akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media sosial Kemenag.

Terkait hasil sidang isbat, ada kemungkinan terjadi perbedaan Awal Ramadan 1443 H, yaitu pada Sabtu, 2 April 2022 dan Minggu, 3 April 2022. Kemungkinan perbedaan ini terjadi karena adanya perbedaan metode penetapan, karena ada yang memakai metode Hisab Wujudul Hilal, ada pula yang menggunakan Imkanur-Rukyat.

Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi menjelaskan pada hari rukyatul hilal rukyat atau pemantaua ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk, berkisar antara 1 derajat 6,78 menit sampai dengan 2 derajat 10,02 menit.

“Posisi hilal pada kisaran 1 sampai 2 derajat ini cukup krusial dalam konteks rukyat atau pemantauan. Apalagi, kriteria baru yang disepakati MABIMS (Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), awal bulan masuk jika posisi hilal saat matahari terbenam sudah 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Dalam konteks inilah ada potensi perbedaan awal Ramadan,” kata Ismail Fahmi dikutip laman Kemenag.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2022 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya