Menuju konten utama

Link Download PDF Peta Sesar Patahan Aktif di Indonesia

Tersedia link download PDF peta sesar patahan aktif di Indonesia yang dapat menjadi rujukan pembaca.

Link Download PDF Peta Sesar Patahan Aktif di Indonesia
Peta Sesar Opak Jogja. foto/ Dr. Daryono, S.Si, M.Si
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indonesia merupakan negara yang rawan gempa, salah satunya disebabkan oleh banyaknya sesar patahan aktif. Tersedia link download PDF peta sesar patahan aktif di Indonesia yang dapat menjadi rujukan pembaca.

Secara geologis, Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik besar, antara Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.

Pertemuan lempeng tersebut menyebabkan terbentuknya banyak sesar aktif yang terus bergerak dan menjadi ancaman potensi gempa bagi Indonesia.

Apa yang Dimaksud dengan Sesar Aktif?

Berdasarkan aktivitasnya, sesar terbagi menja dua jenis yaitu sesar aktif dan sesar pasif. Sesar adalah rekahan yang mengalami pergerakan baik berupa geseran, naik, dan turun dari satu blok batuan terhadap blok batuan lainnya.

Sesar aktif memiliki dampak yang signifikan terhadap potensi gempa di Indonesia. Pasalnya, patahan sesar aktif dapat memicu terjadinya gempa, mengutip laman Antaranews.

Secara umum, sesar aktif adalah retakan atau zona kelemahan di kerak bumi di mana dua blok batuan bergerak relatif satu sama lain secara terus-menerus.

Pergerakan relatif tersebut disebabkan oleh tekanan tektonik dari gerakan lempeng bumi yang berbeda-beda di bawah permukaan.

Energi ini dapat menyebabkan getaran atau goncangan yang terasa di permukaan bumi atau bawah tanah, yang dikenal sebagai gempa bumi.

Menghimpun dari berbagai sumber, sesar aktif di Indonesia diperkirakan mencapai 295 patahan aktif. Namun, banyak patahan aktif lainnya masih belum teridentifikasi dengan baik.

Menurut Ruyani dalam buku berjudul Gempa Bumi menyebutkan tiga jenis sesar berdasarkan arah pergerakannya, yaitu Sesar normal (normal fault), Sesak naik (reverse fault) dan Sesar mendatar (strike fault).

1. Sesar normal

Sesar ini mengalami pergeseran yang dipengaruhi gaya gravitasi. Sesar ini terjadi ketika gaya tekan mencapai gaya maksimum secara vertikal.

Normal faulth ini berbentuk lembah yang curam, perbukitan segitiga dengan permukaan kasar dan lurus, graben hingga perbukitan faset segitiga yang dapat diikuti oleh endapan kipas aluvial.

2. Sesak naik

Sesar jenis ini ditandai dengan salah satu blok batuan bergeser ke arah atas dan blok batuan lainnya bergeser ke arah bawah. Sesar ini biasanya membentuk sudut kemiringan yang lebih kecil dari 45 derajat.

3. Sesar mendatar

Sesar mendatar atau sesar geser adalah sesar yang arah pergerakannya sejajar. Sesar mendatar ini juga dibagi lagi ke dalam dua jenis, yaitu sesar mendatar dextral dan sesar mendatar sinistral.

Sesar mendatar dextral adalah sesar yang pergerakannya ke arah kanan, sedangkan sesar mendatar sinistral pergerakannya ke arah kiri. Sesar Semangko di bawah Pegunungan Bukit Barisan memiliki arah geser kanan, sehingga termasuk sesar mendatar.

Link Downloiad PDF Peta Sesar Patahan Aktif di Indonesia

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan peta patahan aktif. Peta ini menjadi rujukan dalam menganalisis potensi bencana secara probabilistik dan deterministik untuk menghitung potensi resiko gempa bumi yang akan terjadi.

Cikal bakal peta sesar patahan aktif ini telah disusun olah Pusat Survei Geologi sejak tahun 1978. Saat ini Pusat Survei Geologi telah menyelesaikan peta patahan aktif Indonesia skala 1:5 juta yang menyediakan informasi bersifat umum mengenai keberadaan patahan aktif dan potensial aktif.

Pembaca dapat mengetahui dan mengunduh peta sesar patahan aktif di indonesia melalui link di bawah ini:

Link Downloiad PDF Peta Sesar Patahan Aktif di Indonesia

Pembaca juga dapat mengetahui info terbaru tentang gempa bumi melalui tautan yang tersedia ini : Info Gempa Terbaru 2025.

Baca juga artikel terkait INFO GEMPA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo