Kubu Jokowi Mengklaim Berhasil Menaikkan Suara di Jawa Barat

Oleh: Felix Nathaniel - 4 Maret 2019
Kubu Jokowi mengklaim berhasil menaikkan elektabilitas di Jawa Barat. Survei Roy Morgan di provinsi itu menunjukkan, Jokowi kalah 14 persen dari Prabowo.
tirto.id -
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf mengklaim bisa menaikkan elektabilitas di Jawa Barat. Hal ini sebagai respons atas hasil survei Roy Morgan yang menyebutkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 57 persen suara, sedang Jokowi-Ma'ruf hanya 43 persen suara.

Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily menyatakan, hasil survei Roy itu tak mengkhawatirkan karena hasil survei internal mereka di Jawa Barat elektabilitas Jokowi mengalami kenaikan.

"Sekarang kita sudah naik kembali, survei internal," tegas Ace di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (4/3/2019) tanpa menyebutkan angka kenaikan tersebut.

Calon petahana Jokowi sendiri sempat menyampaikan bahwa dukungan terhadapnya di Jawa Barat menurun 8 persen dibanding sebelumnya. Tapi politikus Partai Golkar ini mengklaim mereka sudah berhasil menaikan suara Jokowi-Ma'ruf sekali lagi.

Ace berdalih hasil survei Roy Morgan itu akan jadi motivasi bagi TKN untuk bekerja lebih keras lagi. Ace menyatakan mereka tetap merasa DKI Jakarta dan Jawa Barat penting untuk dikuasai.

"Jawa Barat, DKI kita masih sedikit agak berbeda, dan tentu ini harus menjadi pelecut buat kami, supaya kami bisa bekerja keras meningkatkan elektabilitas Jokowi di daerah-daerah tersebut," ucapnya lagi.

Sejauh ini Ace hanya memandang bahwa kesulitan di Jawa Barat adalah karena banyak hoaks yang beredar di sana. Namun dengan sedikit tambahan waktu, Ace yakin Jawa Barat bisa dikuasai.

Hal ini ditambah dengan tindakan Prabowo-Sandi yang lebih fokus untuk menyerang Jawa Tengah dan Jawa Timur daripada mempertahankan Jawa Barat.

"Mereka malah masuk ke Jawa Tengah. Itu kesalahan strategi," ucap Ace lagi.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Felix Nathaniel
(tirto.id - Politik)

Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Agung DH