Kronologi dan Daftar Ledakan Lebanon Serta Jumlah Korban Hari Ini

Oleh: Alexander Haryanto - 5 Agustus 2020
Dibaca Normal 1 menit
Berikut daftar dan kronologi ledakan Lebanon sejak mantan perdana menteri Rafik al-Hariri dibunuh.
tirto.id - Sebuah ledakan besar di dekat pusat kota Beirut, Lebanon sedikitnya menewaskan 100 orang dan melukai lebih dari 4.000 orang, demikian menurut laporan The Guardian, Rabu (5/8/2020).

Ledakan yang terjadi pada Selasa (4/8) sekitar pukul 18.10 waktu setempat itu membentuk awan jamur raksasa, mengejutkan seluruh kota, meratakan sebagian besar pelabuhan dan merusak bangunan.

Beberapa jam setelah ledakan, ambulans masih terus membawa orang-orang yang terluka. Para pejabat mengatakan, jumlah kematian akibat ledakan ini masih akan terus meningkat.

Sampai saat ini, penyebab ledakan tersebut masih belum diketahui. Namun, kepala keamanan internal Lebanon, Abbas Ibrahim mengatakan, lokasi ledakan di daerah pelabuhan kota itu memang menjadi tempat penyimpanan bahan-bahan yang sangat eksplosif (mudah meledak).

Hal itu dipertegas oleh Perdana Menteri Libanon Hassan Diab. Menurut dia, ledakan itu dipicu oleh lebih dari 2.700 ton amonium nitrat yang disita dan disimpan selama kurang lebih enam tahun di pelabuhan, demikian seperti dilansir The Guardian.

Dilansir dari Freepressjournal, seorang wartawan asal India, Anchal Vohra yang saat ini bertugas di Beirut mengatakan, ledakan itu telah membuatnya terluka dan menghancurkan rumahnya. Awalnya, ia menuliskan twit di Twiiter: "Lebanon dibom. Rumah saya dibom. Saya berdarah,” tulis Vohra.

Vohra menyampaikan bahwa ia telah dibawa oleh seorang teman ke rumah sakit dengan luka di lehernya dan sudah diobati oleh dokter. Ia kemudian mengoreksi twit pertamanya dengan mengutip pernyataan pemerintah bahwa tragedi itu merupakan "ledakan".

Kendati demikian, menurut Menteri Dalam Negeri Lebanon, informasi awal mengindikasikan bahwa ledakan itu terjadi karena bahan eksplosif--yang disita selama bertahun-tahun lalu dan disimpan di sana--telah meledak.

Daftar Ledakan di Lebanon


Dalam sejarahnya, Lebanon memang sering mengalami ledakan sejak mantan perdana menteri Rafik al-Hariri dibunuh pada 14 Februari 2015 akibat sebuah bom truk di Beirut. Berikut daftarnya seperti dilansir Reuters.

24 Januari 2018

Sebuah ledakan bom melukai seorang anggota kelompok Palestina Hamas di kota Sidon, Lebanon, menghancurkan mobilnya ketika ia hendak masuk.

12 Juni 2016

Sebuah bom meledak di luar markas Lebanon Blom Bank di pusat Beirut, menyebabkan kerusakan. Tetapi, kata menteri dalam negeri, tidak ada korban jiwa.

12 November 2014

Sebuah bom mobil menewaskan sedikitnya lima orang di markas Hizbullah di Beirut selatan, yang terbaru dari serangkaian serangan mematikan terhadap target Syiah dan Sunni di Lebanon.

24 Juni 2014

Seorang petugas keamanan tewas ketika seorang bunuh diri dengan meledakkan sebuah bom mobil di dekat pos pemeriksaan tentara Lebanon di Beirut

27 Desember 2013

Mantan menteri Lebanon Mohamad Chatah, yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad, tewas dalam ledakan bom besar-besaran yang salah satu sekutu politiknya menyalahkan milisi Syiah Hizbullah.

19 November 2013

Dua pemboman bunuh diri mengguncang kompleks kedutaan Iran di Lebanon, menewaskan sedikitnya 23 orang termasuk atase budaya Iran.

15 Agustus 2013

Setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 212 lainnya terluka ketika sebuah bom mobil meledak di dekat markas Hizbullah di daerah Dahia selatan Beirut.

9 Juli 2013

Sebuah bom mobil besar mengoyak kubu Beirut kelompok gerilyawan Hizbullah di Beirut yang bertempur bersama Presiden Bashar al-Assad dalam perang sipil Suriah. Ledakan ini melukai 53 orang.

19 Oktober 2012

Sebuah ledakan bom mobil di Beirut menewaskan seorang pejabat tinggi keamanan Libanon yang penyelidikannya melibatkan Suriah dan Hizbullah dalam pembunuhan al-Hariri pada 2005.

25 Jan 2008

Sebuah bom mobil menewaskan seorang perwira polisi yang terlibat dalam penyelidikan pembunuhan di Libanon, dalam serangan di pinggiran Kristen Beirut.

12 Oktober 2007

Sebuah bom mobil yang diduga dekat Beirut menewaskan seorang perwira senior militer yang merupakan pesaing utama untuk mengambil alih sebagai kepala militer.

13 Juni 2007

Anggota parlemen anti-Suriah Walid Eido dan lima orang lainnya tewas oleh bom mobil di dekat klub pantai Beirut.


Baca juga artikel terkait BEIRUT atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight