Menuju konten utama

Korlantas Polri Prediksi 3,6 Juta Orang Mudik Saat Lebaran

Jumlah tersebut baru dari volume kendaraan yang diperkirakan akan melintasi jalan tol Trans Jawa dan Sumatra.

Korlantas Polri Prediksi 3,6 Juta Orang Mudik Saat Lebaran
Foto udara sejumlah kendaraan pemudik melaju perlahan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). Berdasarkan data PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dari H1 hingga puncak arus balik Lebaran H+5 pada pukul 06.15 WIB tercatat sebanyak 388.001 unit kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Korlantas Polri menjabarkan hasil survei dan analisis menjelang pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Dari persiapan tersebut telah diketahui prediksi pergerakan kendaraan yang akan keluar Jakarta dan menuju daerah-daerah melalui jalan tol.

“Khusus jalan tol, memang ada bangkitan arus yang cukup tinggi. Jadi, proyeksinya itu yang melintasi tol yang menuju ke Trans Jawa dan Sumatera, itu 3,6 juta,” ucap Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di Mabes Polri, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (26/2/2026).

Disampaikan Agus, untuk pengamanan arus mudik tahun ini, Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026. Operasi khusus ini akan berlaku pada 13-26 Maret 2026 di seluruh jajaran.

Dalam operasi khusus itu, kata Agus, akan diberlakukan sejumlah strategi untuk mengurai kepadatan. Sejumlah titik kemacetan juga sudah dipetakan untuk menjadi atensi rekayasa lalu lintas nantinya.

“Kita sudah siap skenario daripada pengaturan lalu lintas, baik alih arus, penjagaan. Nanti ada contraflow, one way, termasuk juga jalan-jalan tol yang difungsionalkan. Japek Selatan, Japek II, itu nanti akan kita gunakan untuk arus balik dan beberapa tol fungsional,” kata Agus.

Lebih lanjut, kata Agus, juga akan diberlakukan pembatasan jalan bagi angkutan berat. Hanya angkutan berat pembawa kebutuhan pokok, seperti BBM dan bahan pokok penting yang diperbolehkan melintas.

Dijelaskan Agus, pengamanan akan juga berfokus pada keramaian di tempat wisata, tempat ibadah, dan pusat transportasi umum, seperti pelabuhan. Salah satu yang menjadi atensi dan kerap terjadi kepadatan, kata dia, adalah Pelabuhan Bakauheni.

“Tentunya kita mempersiapkan jalan tol dengan dinamikanya jalan tol. Dua, jalan arteri yang cukup panjang di Indonesia. Semuanya sudah dilakukan survei. Yang ketiga adalah berkaitan dengan pengamanan penyeberangan pelabuhan Merak-Bakauheni, Ketapang dan lain sebagainya,” ujar dia.

Dia menerangkan, dalam survei yang telah dilakukan, dipastikan persiapan kondisi jalan tol masih dilakukan. Sejumlah jalan berlubang tengah diperbaiki demi mencegah terjadinya kecelakaan.

“Kemarin saya dari kilometer 1 sampai 188, masih ada jalan yang dalam perbaikan. Jadi, memang dengan kondisi cuaca kemarin sebagian jalan rusak, tetapi H-7,” ungkap Agus.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Alfons Yoshio Hartanto