Menuju konten utama

Kominfo Kaji Insentif untuk Operator Telekomunikasi

Kominfo berencana memberikan insentif untuk perusahaan telekomunikasi dalam lelang pita frekuensi 700 MHz dan 26GHz.

Kominfo Kaji Insentif untuk Operator Telekomunikasi
eknisi memeriksa perangkat Base Transceiver Station (BTS) di kawasan perkantoran Rasuna Said, Jakarta, Senin (10/2/2020). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana memberikan insentif untuk perusahaan telekomunikasi dalam lelang pita frekuensi 700 MHz dan 26GHz. Hal itu dilakukan demi menarik minat pelaku usaha.

Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail mengatakan, pemberian insentif penting karena sektor telekomunikasi Indonesia sedang mengalami tekanan.

"Kita sedang berdiskusi tentang wacana itu, yang mau kami selesaikan karena lelang-lelang dari tahun ke tahun ini naik terus beberapa tahun terakhir ini tapi kesehatan industri ini kayaknya sedang tidak baik-baik saja jadi perlu ada wacana berkaitan masalah Insentif," kata Ismail di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

Ismail mengatakan, kondisi telekomunikasi saat ini sedang tidak dalam angka positif. Hal ini tidak terlepas dari kemunculan layanan over the top seperti Whatsapp, Facebook atau layanan digital lain.

"Jangan sampai karena dia melambat, kekuatan finansialnya makin rendah, maka ya tidak bisa berkembang, ada banyak daerah yang nggak bisa dilayani, ada banyak daerah yang layanannya jadi sangat terbatas kualitasnya dan sebagainya," kata Ismail.

Salah satu bentuk insentif yang dikaji saat ini adalah pemberian diskon. Akan tetapi, bentuk diskon dan detailnya belum bisa disampaikan.

"Laporan sudah kami berikan ke Pak Menteri. Tapi beliau belum putuskan, bukan karena Pak Menteri lambat memutuskan tapi masih harus berkoordinasi lagi dengan beberapa pihak dari lembaga lain yang berwenang juga untuk kita dengarkan masukannya," tutur Ismail.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat. Kalau kami sih ingin semakin cepat makin baik merilis spektrum itu tapi di penerima ini juga para telco sedang konsolidasi terhadap keuangannya dan sebagainya," tutup Ismail.

Baca juga artikel terkait TELEKOMUNIKASI atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Bisnis
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Anggun P Situmorang