Menuju konten utama

Klarifikasi Bakom RI soal Isu Manuver Pesawat TNI dan Demo DPR

Ramai pesawat tempur TNI di langit Jakarta hari ini (28/8/2026). Bakom RI pastikan aktivitas udara itu tak terkait demo DPR, tapi latihan Merdeka Run.

Klarifikasi Bakom RI soal Isu Manuver Pesawat TNI dan Demo DPR
Ilustrasi pesawat TNI AU bermanuver di Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) memberi klarifikasi soal aktivitas pesawat tempur dan helikopter TNI di langit Jakarta pada Jumat (28/8/2026) pagi. Aktivitas udara tersebut dipastikan sebagai sesi latihan persiapan acara penutupan HUT ke-81 RI, Merdeka Run 2026, sehingga tidak berkaitan dengan aksi unjuk rasa maupun operasi modifikasi cuaca.

“Pesawat dan helikopter TNI yang terpantau warga di langit Jakarta Jumat pagi tadi, sedang melaksanakan latihan terbang untuk Merdeka Run, sesuai jadwal yang sudah disusun panitia jauh sebelumnya,” kata Fahd Pahdepie, Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom RI dalam keterangan tertulis, Jumat.

Fahd meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mengaitkan aktivitas udara TNI tersebut dengan peristiwa lain.

“Informasi yang mengaitkan penerbangan tersebut dengan aksi unjuk rasa tidak benar. Pesawat yang terbang pagi tadi juga bukan pesawat operasi modifikasi cuaca,” sambungnya.

Persiapan Atraksi Udara Merdeka Run 2026

Sebagai informasi, Merdeka Run 2026 sendiri merupakan acara puncak penutup rangkaian bulan kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Ajang lari ini mengambil rute start dari depan Istana Merdeka dan finish di Silang Monas, dan terbuka untuk umum.

Merdeka Run 2026 akan menyajikan sejumlah atraksi di udara. Rangkaian pertunjukan tersebut meliputi atraksi drone, manuver tiga pesawat tempur TNI Angkatan Udara, lintasan udara helikopter, serta atraksi terjun payung oleh sepuluh personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

“Atraksi udara seperti itu memerlukan persiapan dan latihan,” tegas Fahd menjelaskan ramainya aktivitas penerbangan militer di ibu kota hari ini.

Spekulasi Warga Pasca-Demo di DPR

Sebelumnya, spekulasi mengenai manuver pesawat tempur tersebut berkembang di masyarakat pasca aksi demonstrasi Kamis (27/8/2026) di depan Gedung DPR/MPR RI di Senayan. Berbagai elemen masyarakat, termasuk Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), mahasiswa, hingga pengemudi ojek online mengajukan beberapa tuntutan, salah satunya mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.

Aksi unjuk rasa tersebut sempat diwarnai kericuhan pada Kamis malam. Di kawasan Pejompongan, aparat kepolisian mengerahkan water cannon dan gas air mata untuk memukul mundur massa.

Baca juga artikel terkait DEMO DPR atau tulisan lainnya dari Khizbulloh Huda

tirto.id - Flash News
Reporter: Khizbulloh Huda
Penulis: Khizbulloh Huda
Editor: Siti Fatimah