tirto.id - Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2026-2031, Hery Susanto, menegaskan komitmennya untuk mengawal program-program pemerintah agar terlaksana secara optimal dan lebih dekat dengan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya usai pembacaan sumpah jabatan anggota Ombudsman RI periode 2026-2031di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Hery menyatakan lembaga pengawas pelayanan publik yang kini dipimpinnya akan aktif mendampingi jalannya kebijakan strategis pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat.
"Program-program pemerintah ini akan kami dekatkan dengan masyarakat, termasuk juga bisa dilaksanakan sebaik-baiknya. Oleh karenanya, perlu pendampingan dari Ombudsman agar program pemerintah yang baik itu bisa tercapai kepada masyarakat," ujar Hery di Istana Negara.
Langkah ini, kata Hery, sekaligus menjawab pandangan publik yang selama ini menilai Ombudsman kerap berjarak dengan pemerintah. Pihaknya akan menyelaraskan fungsi pengawasan untuk menyukseskan program prioritas, yakni Asta Cita.
"Yang mana Ombudsman dirasa masih berjarak dengan pemerintah. Oleh karena kami masih dianggap berjarak dengan pemerintah, kami akan mendekatkan program-program yang menjadi tujuan pemerintah, yaitu Asta Cita, bisa dilaksanakan sebaik-baiknya. Dengan demikian, perlu pengawasan Ombudsman," jelasnya.
Lebih lanjut, dia menyoroti bahwa pengawalan Ombudsman sangat krusial. Sebab, dia melihat kebijakan Asta Cita pemerintahan Prabowo belum tersosialisasi dengan utuh ke akar rumput.
“Program Asta Cita tersebut banyak hal yang belum tersampaikan kepada masyarakat, seperti pendidikan gratis, kemudian sekolah rakyat, makan bergizi gratis, hilirisasi, dan lain sebagainya," urai Hery.
Selain fokus pada pengawasan program pemerintah, Hery memastikan sembilan anggota Ombudsman yang baru dilantik akan segera merapatkan barisan.
"Karena pelantikan yang sudah memakan waktu hingga 2 bulan, ini menjadi terhambat, dan sekarang sudah terselenggara pelantikan. Oleh karena itu, kami akan siap untuk melaksanakan tugas, fungsi, dan kewenangan kami," tuturnya.
Meski demikian, sebelum melangkah jauh ke luar, Hery menekankan bahwa prioritas kerja pertama mereka adalah membereskan persoalan di internal lembaga.
"Yang jadi prioritas pertama adalah pembenahan internal. Bahwa ada banyak hal di internal Ombudsman yang mesti diperbaiki, di antaranya struktur, SDM, dan anggaran," kata Hery.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id





























