Menuju konten utama
WNI Disandera Abu Sayyaf

Kemenlu: Empat Belas Sandera WNI Masih Aman

Jubir Kemenlu mengatakan keberadaan empat belas WNI yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf di wilayah Filipina dalam keadaan selamat

Kemenlu: Empat Belas Sandera WNI Masih Aman
Royke Frans Montolalu, WNI yang berhasil selamat dari Abu Sayyaf, menggendong anaknya saat tiba di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (24/4). Antara foto/adwit b pramono.

tirto.id - Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arrmanatha Nasir mengonfirmasi bahwa empat belas Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf di wilayah Filipina dalam keadaan selamat.

"Iya, keempat belasnya, sampai saat ini masih selamat," kata Arrmanatha di Ruang Palapa Kemenlu, Jakarta, Kamis, (28/4/2016).

Hal tersebut disampaikan Arrmanatha untuk menanggapi eksekusi mati satu warga negara Kanada yang dilakukan Abu Sayyaf pada Selasa, (26/4/2016) lalu.

Arrmanatha menegaskan, Pemerintah Indonesia selalu bekerja dan berkoordinasi dengan otoritas Filipina untuk membebaskan keempat belas sandera WNI tersebut.

"Dari waktu ke waktu kita selalu mendapatkan informasi terkait keberadaan para sandera," kata dia.

Namun, Arrmanatha menolak memberikan keterangan lebih detail karena dikhawatirkan akan mengancam keselamatan para sandera.

Menurut Jubir Kemenlu, Abu Sayyaf selalu memonitor semua informasi yang disampaikan otoritas Indonesia kepada media. Dan hal tersebut, kata Arrmanatha, dapat mengubah sikap para penyandera.

"Kita sudah mengalaminya beberapa kali bahwa apa yang ditulis di sini akhirnya mengubah sikap mereka karena mereka mengetahui informasi dari media yang dianggap dari pemerintah, padahal tidak," kata Arrmanatha.

"Oleh karena itu, kita sangat hati-hati terkait langkah-langkah dan komunikasi yang kita lakukan," pungkasnya. (ANT)

Baca juga artikel terkait ABU SAYYAF

tirto.id - Hukum
Sumber: Antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Putu Agung Nara Indra