KemenBUMN Ungkap Kontribusi Perusahaan Pelat Merah bagi Negara

Reporter: Dwi Aditya Putra, tirto.id - 19 Agu 2022 16:27 WIB
Dibaca Normal 1 menit
BUMN berperan dalam kegiatan ekonomi negara di berbagai sektor. BUMN antara lain digunakan sebagai alat implementasi kebijakan Pemerintah melalui penugasan.
tirto.id - Asisten Deputi Bidang Perundang-undangan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Wahyu Setiawan mengatakan, BUMN telah berperan dalam kegiatan ekonomi negara di berbagai sektor. BUMN antara lain digunakan sebagai alat implementasi kebijakan Pemerintah melalui penugasan.

"Sepanjang NKRI ada, maka BUMN akan tetap ada sebagai salah satu pelaku ekonomi untuk menangani sektor-sektor yang penting bagi negara, kewajiban pelayanan publik, dan yang secara ekonomis/politis cukup signifikan,” tuturnya di Jakarta, Jumat (19/8/2022).

Dalam tiga tahun terakhir, kontribusi BUMN terhadap negara mencapai Rp1.200 triliun. Namun bila ditarik ke belakang lebih jauh lagi, dalam 10 tahun terakhir BUMN telah menyumbang sekitar Rp3.395 triliun kepada negara. Adapun total aset seluruh BUMN tutur dia, terus berkembang menjadi Rp8.400 triliun pada akhir 2020.

"Itu terdiri dari setoran pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) termasuk yang berasal dari dividen dan bagi hasil,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN, Erick Thohir mengklaim BUMN punya peran dalam perekonomian Indonesia. Dia menjelaskan sepertiga dari perekonomian tanah air merupakan kontribusi dan peran BUMN yang sehat sebagai motor pemulihan ekonomi nasional seiring ketidakpastian ekonomi global.

"Kementerian BUMN memprediksi total aset BUMN telah mencapai sekitar Rp9.000 triliun di 2021 atau sekitar 53 persen dari PDB. BUMN yang sehat membantu mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berbasis adil dan makmur. Masyarakat yang makmur mampu meningkatkan perekonomian Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, Senin (8/8/2022).

Dengan basis ekonomi kerakyatan dan juga fungsi BUMN sebagai agent of development BUMN tetap menjalankan proyek-proyek pembangunan yang menciptakan lapangan kerja di tengah pandemi covid-19. Dia menuturkan sejumlah project besar besar BUMN seperti RDMP Balikpapan yang diperkirakan menyerap 19.000 tenaga kerja, hilirisasi batubara menjadi DME diperkirakan menyerap 10.000 tenaga kerja.

Sementara smelter tembaga Freeport Gresik menyerap hingga 40.000 tenaga kerja, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang saat ini Hutama Karya sendiri telah mencatatkan penyerapan hingga 200.000 tenaga kerja.

Lalu pembangunan KEK Mandalika di mana InJourney selaku core dari penyelenggaraan event internasional MotoGP mampu menyerap 4.500 tenaga kerja lokal. Berhasil memastikan bahwa masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton, namun juga turut terlibat sejak pembangunan hingga penyelenggaraan event internasional MotoGP dan WSBK.

"Selain itu, BUMN membuka kesempatan berusaha dan mendorong bisnis UMKM antara lain dengan pengembangan pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) dan pengembangan Bakauheni Harbour City (HBC) yang dikonsep 100 persen untuk menyokong perekonomian lokal di kawasan sekitarnya," ungkapnya.

Dalam rangka mempersiapkan generasi muda untuk masa depan, Kementerian BUMN bekerja sama dengan Forum Hukum BUMN menyelenggarakan BUMN Legal Summit 2022 pada akhir September 2022 di Bali, dengan tema “Building Stronger Foundation for Growth”.

Menurut Puji Haryadi, Ketua Umum Forum Hukum BUMN, dalam rangka Road to BUMN Legal Summit 2022, pihaknya kembali menyelenggarakan webinar khusus bagi kalangan mahasiswa Fakultas Hukum yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) perwakilan seluruh provinsi Indonesia.

“Di BUMN terdapat beberapa forum yang aktivitasnya adalah koordinasi dan konsolidasi pengelolaan tugas sesuai komunitas fungsinya. Termasuk, Forum Hukum BUMN yang merupakan perkumpulan sebagai wujud sinergi antar fungsi hukum di lingkungan BUMN guna mendukung maksud dan tujuan pendirian BUMN serta mendukung peran BUMN dalam pembangunan nasional,” ujar Puji.


Baca juga artikel terkait BUMN atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight