Menuju konten utama

Kedatangan Penumpang KA Arus Balik Lebaran di Jakarta Melonjak

Peningkatan ini mulai terlihat sejak 23 Maret dan diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.

Kedatangan Penumpang KA Arus Balik Lebaran di Jakarta Melonjak
Sejumlah calon penumpang berjalan menuju gerbong kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (16/1/2026). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/bar

tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang yang tiba di Jakarta pada arus balik Lebaran 2026. Peningkatan ini mulai terlihat sejak 23 Maret dan diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.

Hingga Selasa (24/3/2026) pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 52.926 orang. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah keberangkatan yang tercatat sebanyak 41.755 penumpang.

“Kami melihat tren arus balik sudah mulai terjadi dengan jumlah kedatangan yang lebih tinggi dibanding keberangkatan. Puncak arus balik diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulis, Selasa.

Franoto mengatakan bahwa Stasiun Pasar Senen dan Gambir masih menjadi titik utama destinasi akhir penumpang. KAI mencatat angka tertinggi dengan 18.458 penumpang tiba di Stasiun Senen, disusul Stasiun Gambir sebanyak 16.610 penumpang, serta Stasiun Bekasi dengan 7.708 penumpang.

"Sementara untuk keberangkatan, Stasiun Pasar Senen juga mencatat angka tertinggi sebanyak 17.257 penumpang, disusul Gambir sebanyak 12.248 penumpang," katanya.

Selama periode Angkutan Lebaran 11–24 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani 668.360 penumpang berangkat. Total tiket yang telah terjual hingga 1 April 2026 mencapai 822.237 tiket dengan tingkat okupansi rata-rata sebesar 76 persen. KAI pun masih menyediakan lebih dari 253 ribu tempat duduk untuk periode arus balik hingga awal April 2026.

Menurut Franoto, pada masa mudik sebelumnya yakni 11 sampai 20 Maret, jumlah penumpang berangkat mencapai 483.389 orang, dengan puncaknya terjadi pada 18 Maret sebanyak 53.576 penumpang. Memasuki fase arus balik, jumlah kedatangan harian kini berada di kisaran 48 ribu hingga lebih dari 52 ribu penumpang.

"Penumpang arus balik didominasi dari kota-kota di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat, seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Purwokerto, Bandung, dan Malang. Adapun kota tujuan favorit selama masa Angkutan Lebaran antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember," jelasnya.

KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 1 Jakarta, tersedia sekitar 329 ribu kursi dalam program ini, dengan sekitar 28 ribu kursi yang masih bisa dipesan.

Sejumlah kereta favorit pelanggan dari Stasiun Gambir antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, dan Pangandaran. Sementara dari Pasar Senen, KA Bengawan, Kertajaya, dan Jayakarta menjadi pilihan utama masyarakat.

Karena kepadatan ini, KAI mengimbau para penjemput di Stasiun Pasar Senen untuk tidak membawa kendaraan roda empat karena keterbatasan lahan parkir. Masyarakat disarankan memanfaatkan transportasi terintegrasi seperti KRL, TransJakarta, maupun taksi online.

Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk tidak membawa barang berlebihan, datang lebih awal ke stasiun, serta memastikan tiket dan identitas sesuai.

"Tiket KA lebaran hingga tanggal 1 April masih tersedia cukup banyak, masyarakat dapat memesan melalui aplikasi Access by KAI," katanya.

Baca juga artikel terkait ARUS BALIK atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fadrik Aziz Firdausi