Kaji Ajaran Ki Ageng Suryomentaram, Dhiniaty Raih Gelar Doktor UNY

Oleh: Irwan Syambudi - 15 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Dhiniaty Gularso lulus ujian promosi doktor di Program Studi Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dosen Universitas PGRI Yogyakarta itu dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.
tirto.id - Dhiniaty Gularso lulus ujian promosi doktor di Program Studi Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dosen Universitas PGRI Yogyakarta itu dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Ujian terbuka di gelar di Program Pascasarjana UNY, Kamis (15/8/2019). Ujian dipimpin Prof Dr Marsigit dengan promotor Prof Dr Zamroni. Penguji lainnya yakni Prof Dr Endang Nurhayati, Prof Dr Djoko Suryo, Dr Dwi Siswoyo dan Dr Sugito.

Pada ujian tersebut Dhiniaty menyampaikan disertasi berjudul Kawuruh Pamomong Ki Ageng Suryomentaram Dalam Menumbuhkan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar di Lingkungan Keluarga.

Dalam paparan di hadapan penguji, ia menyampaikan ringkasan disertasinya. Abstrak disertai disebutkan penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan empat hal.

Pertama, soal strategi orang tua dalam menerapkan pemikiran kawuruh pamong Ki Ageng Suryomentaram (KAS). Kedua, strategi orang tua dalam menghadapi kondisi menurunnya nilai-nilai pemikiran kawuruh pamong KAS pada masyarakat Dusun Balong.


Ketiga, strategi orang tua dalam menanamkan nilai-nilai kawuruh pamong KAS pada anak-anak jika terjadi benturan nilai-nilai dengan SD. Keempat, tantangan yang dihadapi oleh orang tua dalam menanamkan nilai-nilai kawuruh pamong KAS di Dusun Balong.

Dan dari penelitian itu ada empat temuan juga yang dipaparkan oleh Dhiniaty. Pertama penerapan ajaran kawuruh pamong KAS di keluarga di lakukan melalui 13 cara. Di antaranya adalah pemberian contoh, pengertian, dan nasihat.

Kedua startegi orang tua dalam menanamkan nilai-nilai kawuruh pamong KAS adalah melalui Cerita Balong.

Cerita Balong merupakan akronim dari Contoh, Emosi, Repetisi, Nasihat, Iringi pengertian, Terdekat/kontekstual, Acara keagamaan/sosial kemasyarakatan, Bahasa sopan bicara lembut. Kemudian, Ajari sedikit-sedikit dan terus menerus, Libatkan yang lebih tua, Organisasi rasa iri, No congkrah/ojo sulaya, dan Gunakan Seni.

Ketiga strategi yang digunakan jika terjadi benturan nilai antara karuwuh pamong KAS dengan nilai-nilai yang ada di sekolah adalah dengan pertemuan orang tua.

Yang terakhir startegi penerapan nilai kawuruh pamong KAS dalam mengahadapi moderenisasi dan perkembangan penerapan ajaran agama adalah dengan menghormati dan memahami memahami potensi warga. Mengikuti dunia anak dan menyelipkan ajaran KAS di dalam pengajian.

Usai mempertahankan disertasinya di hadapan penguji pada Kamis siang, Dhiniaty dinyatakan lulus.

"Dinyatakan lulus sangat memuaskan," kata staf Humas Pascasarjana UNY, Anton Suyadi saat dikonfirmasi reporter Tirto, Kamis (15/8/2019).


Baca juga artikel terkait KI AGENG SURYOMENTARAM atau tulisan menarik lainnya Irwan Syambudi
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Zakki Amali
DarkLight