Menuju konten utama

Jutaan Anak Somalia Alami Gizi Buruk

Kemarau berkepanjangan, wabah penyakit, dan konflik bersenjata membuat 1,4 juta anak di Somalia terancam gizi buruk.

Jutaan Anak Somalia Alami Gizi Buruk
Anak pengungsi Somalia membaca Al Quran diluar kamp IDP di Dollow, Somalia, Selasa (4/4). ANTARA FOTO/REUTERS/Zohra Bensemra.

tirto.id - Laporan UNICEF pada Selasa (2/5/2017) menyebutkan sebanyak 1,4 juta anak di Somalia diperkirakan menderita gizi buruk akut tahun ini atau naik 50 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah tersebut meliputi lebih dari 275.000 anak yang telah atau akan menderita gizi buruk sangat akut yang bisa mengancam jiwa.

"Gabungan kemarau, penyakit dan pengungsian mematikan buat anak kecil, dan kita akan berbuat lebih banyak lagi, dan lebih cepat, untuk menyelamatkan nyawa," kata Steven Lauwerier, Wakil UNICEF di Somalia seperti dikutip Antara, Rabu (3/5/2017).

Somalia dilanda kemarau berkepanjangan selama tiga tahun berturut-turut. Sebanyak 615.000 orang yang mencari makanan dan air telah kehilangan tempat tinggal sejak itu.

Perempuan dan anak-anak yang melakukan perjalanan, biasanya dengan berjalan kaki, ke berbagai tempat untuk mendapatkan bantuan. Namun nahas mereka seringkali dirampok.

Lebih buruk lagi, kata UNICEF, sebagian anak telah direkrut ke dalam kelompok bersenjata.

Sejak April, hujan mulai turun di beberapa bagian Somalia, tapi ada keprihatinan bahwa jika hujan turun secara penuh, hujan dapat menyebarkan penyakit di kalangan anak-anak yang tinggal di tempat penampungan sementara yang dibuat dari ranting dan kain, atau terpal.

"Jika bantuan tidak sampai ke banyak keluarga, makin banyak orang akan dipaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan pergi ke kamp penampungan. Wabah malaria sudah mengancam, begitu juga dengan serbuan penyakit kolera," kata UNICEF.

Lembaga kemanusiaan di Somalia berusaha meminta bantuan sejumlah 825 juta dolar AS untuk menjangkau orang yang paling rentan dengan bantuan penyelamat nyawa sampai Juni.

Baca juga artikel terkait SOMALIA

tirto.id - Kesehatan
Sumber: antara
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH