Pilpres 2019

Jokowi Maupun Prabowo Dinilai Belum Perhatian Terhadap Masalah HAM

Oleh: Fadiyah Alaidrus - 13 Januari 2019
Dua capres untuk Pilpres 2019, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, masih memberikan perhatian yang lebih besar terhadap masalah perekonomian.
tirto.id - Direktur Konstitusi dan Demokrasi Initiative, Veri Junaidi, menilai dua calon presiden (capres) yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto belum memberikan perhatian terhadap masalah Hak Asasi Manusia (HAM) dan hukum. Baik Jokowi maupun Prabowo, sebut Veri, sangat mengutamakan persoalan ekonomi.

“Baik Pak Prabowo maupun Jokowi sebenarnya lebih concern kepada isu perekonomian dan pendidikan, bahkan porsinya bisa hampir 50 persen,” ujar Veri dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/1/2019).

Veri juga membedah program kedua paslon capres-cawapres yang berkaitan dengan HAM. Jokowi-Ma'ruf memiliki 17 program perlindungan HAM dari 295 program yang diajukan. Dalam porsinya, terdapat 76 program ekonomi, serta 49 program pendidikan dan kebudayaan.

Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga memiliki total 230 program. Isu ekonomi paling dominan dengan 103 program, 39 program lainnya untuk pendidikan dan kebudayaan. Sementara untuk isu perlindungan HAM hanya terdapat 6 program.

Veri menyampaikan, visi dan misi kedua paslon masih memuat program-program turunan yang tidak terukur. Hal senada juga dikatakan oleh Erwin Natosmal Oemar, Kepada Bidang Hubungan Masyarakat dari Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin).


Erwin bahkan menyimpulkan, berdasarkan pembedahan visi dan misi kedua paslon, keduanya tidak serius dalam penanganan program hukum dan HAM di Indonesia.

“Masih melihat ada gap antara program yang bisa terukur dan tidak terukur. Lebih banyak program yang tidak bisa terukur dari kedua kubu,” tutur Erwin dalam acara yang sama.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Fadiyah Alaidrus
(tirto.id - Politik)

Reporter: Fadiyah Alaidrus
Penulis: Fadiyah Alaidrus
Editor: Iswara N Raditya