Menuju konten utama

Jokowi Ingin Ada Satgas Khusus Tindaklanjuti Hasil KTT G20

Jokowi meminta, agar hasil pertemuan G20 di Bali segera ditindaklanjuti pemerintah melalui pembentukan task force (satuan tugas/satgas).

Jokowi Ingin Ada Satgas Khusus Tindaklanjuti Hasil KTT G20
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) di sela mengikuti Working Session 3 KTT G20 Indonesia 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11/2022). ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Zabur Karuru/nym.

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, agar hasil pertemuan G20 di Bali segera ditindaklanjuti pemerintah. Ia ingin agar segera ada pembentukan task force (satuan tugas/satgas) untuk menyelesaikan proyek-proyek dengan nilai ratusan miliar dolar AS dari berbagai negara sebagai bentuk hasil konkret G20.

"Yang paling penting segera ditindaklanjuti dengan membentuk task force untuk menyelesaikan kesepakatan-kesepakatan karena ada 226 proyek yang bersifat multilateral dengan nilai 238 miliar dolar AS dan 140 proyek yang bersifat bilateral dengan nilai 71,4 miliar dolar AS. Ini harus dipastikan semua proyek program inisiatif segera dapat dieksekusi dengan cepat," tegas Jokowi saat memberikan pengantar rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Jokowi juga mendorong agar ada percepatan komitmen investasi. Contohnya, bagaimana energi positif dalam B20 sangat terpancar dalam upaya investasi. Oleh karena itu, ia tidak ingin komitmen investasi yang muncul tidak terealisasI.

"Jangan sampai komitmen investasi yang sudah ada ini tak bisa terealisasi di lapangan," kata Jokowi.

Jokowi mecontohkan, bagaimana Amerika Serikat lewat Partnership for Global Infrastructure and Investment akan berinvestasi sebesar 600 miliar dolar AS. Kemudian, Amerika lewat Just Energy Transition Partnerhip (JTEP) juga berinvestasi 20 miliar dolar AS untuk pengembangan mobil listrik.

Kepala negara juga menyinggung seperti komitmen investasi Jepang, Inggris dan Korea Selatan di proyek MRT. Kemudian ada kerja sama dengan Turki dalam pembangunan jembatan.

"Saya lihat ini banyak sekali, oleh sebab itu perlu ada task force khusus. Misalnya yang Amerika siapa, UAE siapa, Korea siapa, Jepang siapa, Cina siapa, sehingga semuanya bisa secara detail tindaklanjuti apa yang jadi kesepakatan kita di Bali," kata Jokowi.

Baca juga artikel terkait KTT G20 2022 atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Anggun P Situmorang